Olah TKP dilakukan petugas di lokasi ledakan Kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12). Foto: Ricardo/JPNN.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO)- Polda Metro Jaya masih mengusut kasus ledakan granat asap di Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12) pagi tadi. Kini, pemeriksaan saksi terus dilakukan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, kedua korban merupakan saksi kunci ledakan granat asap tersebut.
Menurut Yusri, keterangan korban merupakan sumber informasi untuk mengetahui bagaimana granat itu bisa sampai ditemukan, kemudian meledak dan melukai keduanya.
"Memang kuncinya kedua korban ini keteranganya agar kami bisa mengetahui," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (3/12).
Hingga saat ini, kedua korban masih menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto. Sehingga, kepolisian belum bisa memeriksa keduanta.
"Tadi pak Kapolda dan Pangdam sudah menjenguk, memang sementara masih dalam perawatan belum bisa diambil keteranganya,” kata Yusri.
Diketahui, sebuah ledakan yang berasal dari granat asap terjadi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12) pagi. Ada dua orang terluka karena ledakan ini.
Kedua korban adalah Serka Fajar dan Praka Gunawan yang tengah berolahraga di sekitar lokasi kejadian. (cuy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…
Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…
Fun Walk Mitsubishi Motors bersama Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru berlangsung meriah, menghadirkan olahraga,…
IRT di Pekanbaru divonis bersalah atas tindak pidana penghinaan terhadap seorang dokter spesialis dan dijatuhi…
Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…
Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…