Enam korban Tol Cipali dimakamkan dalam satu liang lahat di Kalijambe, Sragen, Ahad malam (1/12). (Iswara Bagus/Radar Solo)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Isak tangis keluarga dan pelayat pecah saat enam korban kecelakaan di Tol Cipali dimakamkan, Ahad malam (1/12).
Enam korban tewas yang masih satu keluarga itu dikubur dalam satu liang lahat di pemakaman umum di Dusun Mangunan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.
Sebelum dimakamkan, tiga korban terlebih dahulu disemayamkan dan disalatkan di rumah duka Dusun Klodran, Desa Pulutan, Kecamatan Nogosari. Yakni, pasangan suami isteri Sunarto dan Tutik, serta anaknya R yang berusia 10 tahun.
Sedangkan tiga korban lainnya dibawa ke rumah duka di Dusun Mangunan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.
Meski berbeda kabupaten, namun jarak kedua dusun itu sangat dekat. Keenam korban juga masih bersaudara, sehingga korban dimakamkan dalam satu liang lahat.
“Keenam korban masih bersaudara. Meski berbeda kabupaten, tapi kami memiliki hubungan sosial masyarakat,” kata Kepala Dusun (Kadus) Pulutan Pariman.
Informasi dari rumah duka, korban yang bekerja di Jakarta pulang ke kampung halamannya di Nogosari pada Sabtu (30/11). Mereka berniat mengantar orang tuanya menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.
Keenam korban tak bisa berlama-lama berada di kampung halaman. Sebab, anak-anak mereka harus sekolah, mengikuti ujian semester.
Mereka akhirnya langsung balik ke Jakarta pada malam harinya. Tapi sayang, nasib berkata lain. Maut memang tidak ada yang tahu. Mobil yang mereka kendarai mengalami kecelakaan di Tol Cipali.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor: E Sulaiman
Seorang pemuda di Siak tega bunuh nenek kandung usai salat Magrib. Pelaku ditangkap di hotel…
PMI Rohul dan OPD teken MoU untuk jaga stok darah RSUD. Targetkan 3.000 kantong per…
Pemkab Rohul usulkan 120 formasi CPNS 2026 ke Kemenpan RB. Tenaga kesehatan jadi prioritas untuk…
Kematian 30 ton ikan di Sungai Tapung disorot DPRD Kampar. Dugaan pencemaran diselidiki, hasil uji…
Suzuki hadirkan promo service “Back to Work” pascamudik dengan harga mulai Rp400 ribuan, berlaku hingga…
Kasus DBD di Bangko capai 38 orang, satu warga meninggal dunia. Petugas minta masyarakat tingkatkan…