BERSALAMAN: Bupati Rohil H Suyatno AMp didampingi istri Hj Wan Mardiana, Wabup Drs H Jamiludin menyalami peserta utusan Rohil yang telah kembali ke daerah usai MTQ Tingkat Provinsi Riau di Kampar. Para utusan daerah ini dijamu di kediaman bupati di Jalan Madrasah, Bagansiapiapi, Senin (2/12/2019). (Humas Pemkab Rohil)
ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno AMp merasa bangga dengan prestasi yang diperoleh peserta utusan Rohil yang mengikuti MTQ ke-38 tingkat Provinsi Riau di Kampar. Hal itu diutarakan bupati pada saat silaturahmi dan menjamu para peserta yang kembali dari helat MTQ. Mereka disambut di kediaman bupati yang terletak di Jalan Madrasah, Bagansiapiapi, Senin (2/12).
"Terimakasih atas perjuangan yang telah dilakukan tentunya dengan kerja keras. Apa yang telah diraih ini merupakan hal yang luar biasa," kata bupati.
Rohil dalam MTQ kali ini berhasil menempati juara III, setelah Bengkalis dan Kampar sang tuan rumah yang menempati juara umum. Bupati menegaskan, kedepan berbagai persiapan akan lebih dimaksimalkan lagi sehingga prestasi yang ada tidak hanya dapat dipertahankan tapi bisa ditingkatkan lebih baik. Apalagi untuk dua tahun berikutnya, yakni pada 2021 Rohil akan menjadi tuan rumah MTQ ke-40 tingkat Provinsi Riau.
"Tentunya persiapan yang ada lebih dimaksimalkan dan saya yakin untuk kesiapan sebagai tuan rumah sangat baik. Saya akan berjuang penuh agar pelaksanaannya bisa sukses dan prestasi Rohil sebagai tuan rumah nantinya lebih baik lagi dari sebelumnya," imbuh bupati. Berkaca dari kemenangan Kampar yang sukses sebagai penyelenggara maupun meraih juara umum, menurut bupati akan menjadi tolok ukur bagi Pemda Rohil untuk dapat berbuat serupa. Apa yang sudah dicapai oleh Kampar dalam hal ini akan menjadi perhatian untuk dapat dilaksanakan seperti itu.
Selain itu bupati mengharapkan dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Rohil untuk bisa memberikan semacam dispensasi bagi khususnya peserta MTQ yang masih dikategorikan sebagai pelajar. Pasalnya selama mengikuti ajang MTQ pelajar-pelajar tersebut dipastikan tak mengikuti kegiatan di sekolah.
"Kita harapkan ada dispensasinya, apalagi mereka kan kemarin berjuang membawa nama baik daerah," tambah bupati.
Jangan sampai, lanjut dia, karena keikutsertaan itu dianggap sebagai bolos. Bupati juga berharap agar prestasi anak didik yang menjadi peserta MTQ tersebut tetap baik di sekolah nya masing-masing.(adv)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…