Categories: Nasional

Buzzer Hancurkan Tatanan Sosial, Merusak Persepsi Publik

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Novel Baswedan menyesalkan permainan buzzer dalam membangun opini di media sosial. Menurut mantan penyidik KPK, aktivitas buzzer di media sosial sangat merusak.

Pernyataan ini disampaikan Novel menanggapi kabar adanya pasukan buzzer yang berperan dalam revisi Undang-Undang KPK dan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Melihat kelakuan BuzzeRp mestinya kita kasihan, karena yang bersangkutan merusak dirinya sendiri,” kata Novel dalam cuitan pada akun media sosial Twitter pribadinya, Rabu (3/11/2021).

Novel yang disingkirkan dari KPK akibat asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) ini menyebut, aktivitas buzzer di media sosial sangat merusak persepsi publik dan hanya menciptakan keburukan. Hal ini dikhawatirkan merusak tatanan sosial masyarakat.

“Masalahnya mereka juga merusak persepsi publik dan mengadudomba, yang bisa menghancurkan tatanan sosial,” ungkap Novel.

Menurut Novel, terdapat pemodal yang memang sengaja memainkan buzzer di media sosial. Dia menyebut, mereka sama saja pengkhianat bangsa.

“BuzzeRp, pemodalnya, yang memanfaatkannya dan yang terlibat adalah pengkhianat era now,” pungkas Novel.

Sebagaimana diketahui, hasil riset Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), menyatakan terdapat peran buzzer dan pasukan siber untuk mendukung pemerintah saat polemik revisi UU KPK dan UU Cipta Kerja. Bahkan, mereka juga memainkan isu taliban di KPK.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

22 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

22 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago