Categories: Nasional

Insentif Guru Madrasah Non-PNS Cair

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Uang insentif untuk guru madrasah non-PNS mulai dicairkan. Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan, setelah proses sekitar sebulan, insentif tersebut kini sudah masuk ke rekening guru. Ada sejumlah persyaratan bagi guru untuk mencairkan dana insentif.

Menurut Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Zain, guru penerima insentif dibuatkan rekening oleh setiap bank penyalur. "Karena rekening dibuatkan bank penyalur, setiap guru harus melakukan aktivasi rekening," katanya di Jakarta, Sabtu (2/10).

Setelah rekening diaktivitasi, dana insentif bisa dicairkan. Setiap guru mendapatkan insentif Rp250 ribu per bulan. Pembayaran menggunakan sistem rapel. Jumlah penerima insentif ini sekitar 300 ribu guru madrasah non-PNS di semua jenjang. Kemenag menyiapkan anggaran Rp647 miliar.

Zain menjelaskan, aktivasi rekening dilakukan di bank terkait. Guru cukup membawa KTP, surat keterangan berhak menerima tunjangan insentif, dan surat pernyataan bertanggung jawab. "Surat keterangan berhak menerima dan surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak bisa diunduh di website Simpatika," jelasnya.

Dia mengungkapkan, di setiap akun guru yang berhak mendapatkan insentif tersebut, sudah ada perincian informasi. Di antaranya, nama bank dan cabang pembukaan rekening. Kemudian, nama dan nomor rekening serta informasi penting lainnya. "Saya mengajak guru-guru yang berhak menerima insentif untuk segera memproses pencairannya," tutur dia.

Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas berharap insentif tersebut menjadi motivasi guru-guru madrasah non-PNS. Dengan begitu, para guru bisa terus meningkatkan kualitas. Selain itu, Yaqut menuturkan bahwa uang insentif tersebut diharapkan membantu keuangan guru madrasah non-PNS di tengah pandemi Covid-19.(wan/c14/fal/jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kecelakaan Maut di Pekanbaru, Satu Pengendara Motor Meninggal di TKP

Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pemotor tewas diduga melawan arus usai tabrakan dengan…

15 jam ago

HSBL 2026 Resmi Dimulai, Rengat Jadi Pembuka Ajang Basket Pelajar

HSBL 2026 resmi dimulai di Rengat. Tujuh tim pelajar siap bertanding dalam ajang basket terbesar…

16 jam ago

Cuaca Madinah Tembus 43°C, JCH Riau Alami Gangguan Kesehatan Ringan

Cuaca ekstrem di Madinah capai 43°C, sejumlah jemaah haji Riau alami gangguan ringan. Gelombang I…

16 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tertibkan PKL di Jalan Protokol, Lapak Diangkut

Satpol PP Pekanbaru bongkar puluhan lapak PKL di jalan protokol karena melanggar aturan dan abaikan…

19 jam ago

BBM Langka, Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Ikut Merangkak Naik

Harga sembako di Pekanbaru naik akibat BBM langka dan cuaca. Warga manfaatkan pasar murah untuk…

19 jam ago

Minim Marka Jalan, Keselamatan Pengendara di Kuansing Jadi Sorotan

Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…

19 jam ago