pintu
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari Lia pergi menginap di rumah sahabatnya. Karena ia tinggal sendirian dalam satu kamar di rumah kos, ia pun mengunci rapat-rapat untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
Keesokan harinya, Lia pulang ke kosnya. Namun saat hendak masuk ke dalam kamarnya, ia tidak menemukan kunci pintu. Ia mengobrak-abrik isi tasnya untuk menemukan kunci, meskipun hasilnya nihil.
Ia pun berinisiatif menelepon sahabatnya. Ia berpikir bisa jadi kunci tertinggal saat ia menginap. Kendati demikian, sahabat Lia mengaku tidak menemukan kunci Lia di rumahnya.
Pintu kamar Lia terbuat dari triplek yang disulap kenjadi pintu. Gagangnya pun sudah hampir rusak, namun tetap dapat mengunci pintu dengan baik. Lia berpikir pintunya yang rapuh tersebut akan mudah didobrak jika ia berusaha.
Akhirnya ia pun mendobrak pintu. Sekali, dua kali, hingga beberapa kali Lia mendobrak menggunakan badannya, menendangnya namun tak membuahkan hasil.
"Alamak…!! Sudah kunci hilang, bahu sakit, kaki linu, masih tak kebuka juga pintunya,"ujarnya kesal.
Karena lelah, ia pun memutuskan untuk mendatangi tukang kunci terdekat.(anf)
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…
Bapenda Pekanbaru pasang stiker di hotel penunggak pajak di Jalan Sudirman. Sanksi tegas diberikan, izin…
Pemkab Meranti akan lelang ulang aset daerah 28 April 2026 secara online. Kendaraan dinas dan…
CJH Riau kloter pertama masuk Asrama Haji 23 April 2026 dan berangkat 24 April. Jemaah…
Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…
Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…