Categories: Nasional

Bakal Mengeliat Perekonomian Indonesia Timur, Imbas Ibukota Pindah

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan semakin menguat. Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR Ahmad Ali menyatakan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan akan memberikan efek positif bagi perekonomian Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Tengah.
Sebab, kata dia, Sulteng selama ini menjadi pemasok logistik dan kebutuhan pangan ke Pulau Kalimantan.

“Pemindahan ibu kota ke Kalimantan akan membuat posisi Sulteng sebagai sentra strategis dalam pemenuhan logistik dan pangan, tetapi dengan catatan apa yang harus dipersiapkan Sulteng,” ujar Ahmad Ali dalam pesan elektroniknya, Sabtu (3/8).

Karena itu, Ali mengingatkan Pemerintah Provinsi Sulteng mempersiapkan infrastuktur transportasi cepat dan alternatif serta kantong logistik. Menurut Ahmad, hal ini perlu disiapkan seiring menguatnya wacana pemindahan ibu kota negara ke pulau Kalimantan.

Ali menyatakan letak Sulteng menjadi sangat strategis karena merupakan jalur terdekat dalam rantai pasok berbagai kebutuhan logistik di Pulau Kalimantan. Hanya saja, legislator dapil Sulteng itu menyatakan hal itu tidak memberi dampak apa-apa tanpa adanya perencanaan dan persiapan yang matang dalam merespons ini.

“Sulteng paling tidak membutuhkan transformasi besar dalam infrastruktur darat untuk jalur logistik dari sumber bahan baku ke lokasi Pelabuhan Pantoloan,” urai anggota Komisi VII DPR itu.

Sejauh ini, lanjut Ali, jarak transportasi logistik dari arah Napu dan dari Parigi Moutong masih membutuhkan waktu yang lama. Nah, ujar Ali, ke depan dibutuhkan lebih banyak jalur cepat dan alternatif. Maka dari itu kami membutuhkan jalan baru yang lebih banyak dari dan ke Pelabuban Pantoloan,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, harus memperkuat kantong-kantong logistik pangan berbasis potensi daerah yang sinergis dengan rencana pemprov.

“Jangan provinsi merencanakan pengembangan kawasan pertanian pangan kabupaten merencanakan kelautan, itu kan tidak sinergis,” kata Ahmad.

Pemindahan Ibu Kota Bakal Berimbas Positif ke Sulteng
Sabtu, 03 Agustus 2019 – 12:58 WIB
Pemindahan Ibu Kota Bakal Berimbas Positif ke Sulteng – JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA – Rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan semakin menguat. Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR Ahmad Ali menyatakan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan akan memberikan efek positif bagi perekonomian Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Tengah. Sebab, kata dia, Sulteng selama ini menjadi pemasok logistik dan kebutuhan pangan ke Pulau Kalimantan.

“Pemindahan ibu kota ke Kalimantan akan membuat posisi Sulteng sebagai sentra strategis dalam pemenuhan logistik dan pangan, tetapi dengan catatan apa yang harus dipersiapkan Sulteng,” ujar Ahmad Ali dalam pesan elektroniknya, Sabtu (3/8).

Karena itu, Ali mengingatkan Pemerintah Provinsi Sulteng mempersiapkan infrastuktur transportasi cepat dan alternatif serta kantong logistik. Menurut Ahmad, hal ini perlu disiapkan seiring menguatnya wacana pemindahan ibu kota negara ke pulau Kalimantan.

Ali menyatakan letak Sulteng menjadi sangat strategis karena merupakan jalur terdekat dalam rantai pasok berbagai kebutuhan logistik di Pulau Kalimantan. Hanya saja, legislator dapil Sulteng itu menyatakan hal itu tidak memberi dampak apa-apa tanpa adanya perencanaan dan persiapan yang matang dalam merespons ini.

“Sulteng paling tidak membutuhkan transformasi besar dalam infrastruktur darat untuk jalur logistik dari sumber bahan baku ke lokasi Pelabuhan Pantoloan,” urai anggota Komisi VII DPR itu.

Sejauh ini, lanjut Ali, jarak transportasi logistik dari arah Napu dan dari Parigi Moutong masih membutuhkan waktu yang lama. Nah, ujar Ali, ke depan dibutuhkan lebih banyak jalur cepat dan alternatif. Maka dari itu kami membutuhkan jalan baru yang lebih banyak dari dan ke Pelabuban Pantoloan,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, harus memperkuat kantong-kantong logistik pangan berbasis potensi daerah yang sinergis dengan rencana pemprov.

“Jangan provinsi merencanakan pengembangan kawasan pertanian pangan kabupaten merencanakan kelautan, itu kan tidak sinergis,” kata Ahmad. (Boy)

Sumber:Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

10 jam ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

10 jam ago

10 Titik Penukaran Sampah Disiapkan di Pekanbaru, Warga Bisa Ubah Sampah Jadi Uang

Pemko Pekanbaru menghadirkan program tukar sampah jadi uang melalui 10 drop point. Warga cukup gunakan…

10 jam ago

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

3 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

3 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

3 hari ago