Categories: Riau

Perusahaan Berkesan Tutupi Hak TKW Yang Tewas di Johor Malaysia

MERANTI(RIAUPOS.CO) -Seorang TKW asal Kepuluan Meranti dikabarkan tewas setelah jatuh dari lantai lantai 33 Forest City (FC) Johor Bahru, Malaysia, saat membersihkan jendela Kamis (1/8/19) siang kemarin.

Korban yang diketahui bernama Mulyani (22), warga Dusun I Dorak, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

 

Seperti dikabarkan oleh ibu saudara korban, Lin, kepada Riaupos.co, Jumat (2/8/19) pagi.  Informasi ia terima dari mandor tempat kerja korban. Kejadian diketahui saat kodisi korban sudah tidak bernyawa.

"Sampai saat ini kami dari pihak keluarga pun tidak tau kronologis detail kejadian. Kata mandornya, ia terpeleset saat membersihkan jendela kaca di lantai 33 bangunan tempat ia bekerja," ujarnya.

Selanjutnya, jenazah anak saudaranya itu langsung dievakuasi oleh petugas PDRM (Polis diraja Malaysia) untuk menjalani proses otopsi di HSAJB Hospital Sultanah Aminah Johor Baharu daerah setempat.

Semula Lin mengaku jika pihak keluarga sedikit keteteran atas upaya pemulangan jenazah korban. Terlebih informasi kronologis, kondisi korban, dan hak korban dari perusahaan. "Seperti menutup-nutupi," ungkap Lin.

Namun setelah melalui proses negosiasi, akhirnya pihak perusahaan bersedia memfasilitasi proses pemulangan jenazah korban agar bisa segera disemayamkan di tanah air kelahirannya, Meranti, Riau, Indonesia.

"Dari pihak perusahaan minta kami menjemput jenazah korban di Batam Kepri. Besok pagi kami dari pihak keluarga menunggu di Batam untuk mendampingi proses perjalanan jenazah hingga ke Meranti," ungkapnya.

Menurutnya, pihak keluarga juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) daerah setempat.

"Kita sudah laporkan ke Dinas Tenaga Kerja Meranti. Mereka siap membantu jika ada kendala. Namun untuk saat ini pihak dinas meminta kami fokus ke pemulangan jenazah," ujarnya.(Wir)

 

 

Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

13 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

15 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

15 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

15 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

15 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

15 jam ago