JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Anggota Komisi I DPR Fadli Zon merespons video dugaan kapal nelayan asing masuk perairan Indonesia di wilayah Kepulauan Natuna.
Video itu diunggah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di akun Twitter @susipudjiastuti, Jumat (3/7).
Fadli menegaskan bahwa bila benar kapal-kapal asing masuk perairan Indonesia, maka itu adalah ancaman terhadap kedaulatan negara dan eksistensi Republik Indonesia.
"Kalau benar kapal-kapal asing mulai masuk lagi wilayah perairan kita, ini ancaman kedaulatan sekaligus pelecehan terhadap eksistensi RI," twit Fadli di akun Twitter @fadlizon, Jumat (3/7).
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen itu menegaskan, harus ada langkah berani mengusir kapal asing yang masuk ke perairan Indonesia tersebut. "Harus ada langkah berani usir mereka," twit mantan wakil ketua DPR itu.
Sebelumnya, Susi mengungah video berdurasi 29 detik yang dia sebut kiriman dari nelayan di Natuna. Video itu memperlihatkan kapal asing masuk perairan Indonesia.
"Kiriman dr Nelayan di Natuna tgl 20 juni .. melihat bbrapa kapal vietnam menangkap ikan di perairan kita," Susi menulis caption video tersebut di akun Twitter miliknya.
Belakangan, Susi meralat tanggalnya, dari 20 Juni menjadi 19 Juni. "Maaf Tgl 19 juni .. berikut smsnya : 19 juni 2020 kpal vetnam semakin meraja rela di laut natuna.menggunakan armada bahan kapal besi.dan semakin besar," twit Susi.
"Sepengetahuan saya kalau kapal besi itu Kapal2 Ikan Cina," kata Susi lagi.
Sumber: JPNN.Com
Editor: Rinaldi
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…