Categories: Nasional

Fakta Seputar Ratu Elizabeth, Penguasa Inggris Paling Lama Bertakhta

LONDON (RIAUPOS.CO) – Ratu Elizabeth, penguasa kerajaan Inggris yang paling lama bertakhta. Genap 70 tahun bertakhta, dirayakan pada 2–5 Juni.

Dikutip dari Reuters seperti dilansir Jawapos.com pada Jumat (3/6), berikut adalah fakta-fakta seputar Ratu Elizabeth. Elizabeth lahir di rumah kakek dari ibunya di London pada 21 April 1926, dibaptis pada 29 Mei di kapel Istana Buckingham.

Dia kemudian menjadi pewaris takhta ketika pamannya, Edward VIII, turun takhta pada 11 Desember 1936 dan ayahnya, George VI, menjadi raja. Kala itu Elizabeth berusia 10 tahun.

Elizabeth menikahi letnan angkatan laut Philip Mountbatten, seorang pangeran Yunani, di Westminster Abbey, London, pada 20 November 1947. Mereka dikaruniai empat anak yaitu Pangeran Charles (lahir tahun 1948), Putri Anne (1950), Pangeran Andrew (1960), dan Pangeran Edward (1964). Philip wafat pada April 2021 dalam usia 99 tahun.

Ratu Elizabeth naik takhta ketika ayahnya meninggal pada 6 Februari 1952, ketika berada di Kenya dalam rangka tur kerajaan. Elizabeth mengenakan mahkota pada 2 Juni 1953 di Westminster Abbey, penobatan pertama yang disiarkan di televisi.

Ketika naik takhta, Josef Stalin, Mao Zedong, dan Harry Truman, sedang memimpin Uni Soviet, Cina, dan Amerika Serikat. Sedangkan Winston Churchill menjabat sebagai perdana menteri Inggris.

Elizabeth telah bekerja bersama 14 perdana menteri. Selama masa pemerintahannya, Amerika Serikat telah dipimpin 14 presiden, semuanya dia temui kecuali Lyndon Johnson.

Pada 9 September 2015, dia melampaui rekor 63 tahun, 7 bulan, 2 hari, 16 jam 21 menit, masa bertakhta yang sebelumnya dipegang sang nenek buyut, Ratu Victoria. Elizabeth menjadi penguasa yang paling lama bertakhta di Inggris.

Elizabeth tetap menjadi ratu di 15 kerajaan termasuk Inggris, Australia, Kanada, Australia, Kanada, Selandia Baru, Jamaika, Antigua dan Barbuda, Bahama, Belize, Grenada, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, St Kitts dan Nevis, St Lucia, St Vincent dan Grenadines, dan Tuvalu.

Dia merayakan 70 tahun bertakhta pada 6 Februari 2022. Pada Kamis (2/6), Ratu Elizabeth muncul di balkon Istana Buckingham dan melambaikan tangan kepada ribuan masyarakat yang ingin mengucapkan selamat kepadanya. Namun, kebaktian Thanksgiving yang berlangsung Jumat (3/6/2022) tak dihadiri Ratu Elizabeth karena masalah mobilitas.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

15 jam ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

17 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

17 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

18 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

18 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

21 jam ago