Categories: Nasional

Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan Duplikasi Jembatan Nilo

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan duplikasi Jembatan Sungai Nilo di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Pembangunan duplikasi jembatan dibangun persis di samping jembatan utama dengan tujuan untuk meningkatkan konektivitas dan memperlancar distribusi barang dan jasa di Jalan Lintas Timur Provinsi Riau yang terhubung ke Provinsi Jambi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, konektivitas antar kawasan perlu terus ditingkatkan agar aliran barang, jasa, dan manusia bisa lebih lancar dan efisien. Dengan konektivitas yang baik, diharapkan pertumbuhan ekonomi kawasan meningkat. "Pembangunan infrastruktur jembatan, flyover dan underpass akan meningkatkan konektivitas antar-kawasan, di samping memberikan alternatif bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomian," kata Menteri Basuki, Kamis (2/6).

Kepala BPJN Riau T Yuliansyah mengatakan pembangunan duplikasi Jembatan Nilo dilakukan untuk menghubungkan ruas Jalan Nasional Lintas daerah Lago menuju Sorek. Menurutnya, jembatan Nilo merupakan infrastruktur vital bagi masyarakat di Kabupaten Pelalawan. "Pembangunan duplikasi jembatan Sungai Nilo ini sangat perlu kita laksanakan. Agar menghindari terjadi musibah atau potensi bencana, karena tidak dapat menampung tonase kendaraan yang melewati jembatan lama. Mengingat jembatan lama sudah berusia uzur, yakni berusia 40 tahun," kata Yuliansyah.

Pekerjaan Duplikasi Jembatan Nilo memiliki panjang 300 m dan jembatan pendekat sepanjang 275 m, serta lebar 9 m, dengan tipe jembatan rangka baja A60 berada pada KM 85 + 000 Jalan Lintas Timur Riau di Kabupaten Pelalawan.

Konstruksi jembatan dilaksanakan oleh kontraktor PT Semangat Hasrat Jaya – PT Tata Inti Sepakat (KSO) dan PT Dhanesmantara Consultant -PT Epadascon Permata – PT Raissa Gemilang, KSO selaku Konsultan Supervisi. Konstruksi jembatan Nilo berada di samping jembatan lama, yang didanai oleh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan anggaran sebesar Rp98,6 miliar.(adv/anf)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

7 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

7 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

7 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

7 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

8 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

8 jam ago