Categories: Nasional

Kunjungi Lokasi Usaha, Menko Airlangga Apresiasi Penerima Kartu Prakerja

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengunjungi dua lokasi usaha milik alumni program Kartu Prakerja di Kota Bogor, Jawa Barat. Pada kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan apresiasi kepada penerima Kartu Prakerja yang telah secara maksimal memanfaatkan program ini untuk pengembangan diri.

Tak hanya itu, Airlangga juga mengungkapkan rasa bangganya kepada masyarakat yang tidak menyerah di tengah situasi sulit di masa pandemi ini.

“Dua lokasi usaha yang kita kunjungi hari ini telah memberikan inspirasi bagi kita semua. Di masa pandemi seperti ini, tidak mematahkan semangat masyarakat Indonesia untuk terus saling bahu-membahu memulihkan kondisi perekonomian Indonesia. Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat karena telah mau bekerja keras dan berusaha,” ujar Airlangga.

Salah satu lokasi usaha yang dikunjungi oleh Menko Airlangga adalah Kedai Kopi Bencoolen milik alumni Kartu Prakerja gelombang 8, Syarief Hidayat. Sebelumnya, Syarief berprofesi sebagai freelance project officer event. Namun, Ia pun merasa kesulitan menemukan pekerjaan di masa pandemi.

Syarief mengikuti program Kartu Prakerja untuk mengasah kemampuannya dalam membuka usaha kedai kopi. Ia mempelajari strategi pemasaran bisnis kopi. Berbekal pengetahuan yang didapat dari program Kartu Prakerja, Syarief pun memulai usaha kopinya.

Tak hanya usaha kopi milik Syarief, Menko Airlangga juga mengunjungi usaha milik alumni Kartu Prakerja gelombang 10, Esih. Di samping kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, Esih memiliki penghasilan tambahan dengan mengikuti program Kartu Prakerja.

Setelah mengikuti pelatihan, Esih pun kini bisa membantu ekonomi keluarganya dengan membuka usaha warung kopi dan membuat pesanan keripik singkong.
Airlangga mengatakan, program Kartu Prakerja telah mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk berwirausaha tanpa pandang usia.

Banyaknya pilihan program pelatihan yang disediakan oleh program Kartu Prakerja terbukti mampu memenuhi kebutuhan dan minat masyarakat saat ini.
Tercatat sebanyak 35 persen dari penerima Kartu Prakerja berubah dari tidak mendapat pekerjaan menjadi bekerja dengan 17 persen memilih untuk berwirausaha.

“Tersedianya kemudahan akses layanan dan banyaknya pelatihan yang diberikan oleh program Kartu Prakerja, akan membangkitkan semangat masyarakat untuk mengasah kemampuan sesuai dengan bidang dan minat masing-masing,” kata Airlangga.

Saat ini, program Kartu Prakerja telah berhasil dilaksanakan sebanyak 16 gelombang dengan total pendaftar mencapai 62,79 juta orang. Pemerintah akan terus melanjutkan program ini karena dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal skilling, upskilling, dan reskilling.

Airlangga berharap, jumlah wirausahawan di Indonesia semakin meningkat lagi khususnya dalam momentum pemulihan ekonomi nasional.

“Dengan semakin banyaknya wirausahawan di Indonesia tentunya akan mampu menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia yang akan mendorong produktivitas dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Airlangga.

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

14 jam ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

14 jam ago

UIN Suska Riau Kukuhkan Prof Afrizal Nur Sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer Pertama

Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…

15 jam ago

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Kota Pekanbaru Jadi 800 Meter

Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…

17 jam ago

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

2 hari ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

2 hari ago