Categories: Nasional

Banjir Jabodetabek Renggut 30 Nyawa

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Banjir mulai surut di sebagian besar kawasan DKI Jakarta, Kamis (2/1). Namun, masih banyak penduduk yang mengungsi. Korban jiwa juga terus bertambah. Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir di Jabodetabek telah merenggut 30 nyawa.

Pantauan Jawa Pos (JPG) di Kampung Pulo, Jakarta Timur, kemarin air mulai surut. Namun, 497 warga masih mengungsi ke lantai 2 rusunawa Jatinegara Barat, Jakarta Timur. Jumlah itu terdiri atas 217 laki-laki dan 280 perempuan. Di antaranya, 40 lansia, 70 balita, 91 anak-anak, dan 3 ibu hamil.

Warga yang bertahan di rusunawa mengalami kekurangan makanan, air, dan listrik. Air masih menggenang di Green Garden, Kedoya Utara, Jakarta Barat, hingga kemarin petang. Ketinggian air masih sekitar 1,5 meter. Banjir menenggelamkan ratusan rumah mewah dan kendaraan. Jalan Raya Daan Mogot juga masih tergenang hingga memicu kemacetan parah. Kawasan sekitar Jakarta Barat seperti Jalan Tanjung Duren Barat 1 dan sekitarnya masih terendam dengan ketinggian air mencapai 20–40 cm. Di Jakarta Timur, pemkot bekerja keras mengevakuasi warga Kelurahan Cipinang Melayu di Kecamatan Makasar. Sepuluh perahu karet dikerahkan untuk menjemput lebih dari 100 orang yang masih berada di dalam rumah.

Sementara itu, di Kota Bekasi, banjir masih menggenangi 75 persen wilayah. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerangkan, hanya Kecamatan Bantargebang dan Jatisampurna yang kondisinya tidak terlalu parah. 

"Kalau saya lihat, hampir 75 persen Kota Bekasi kena banjir. Tapi, yang paling parah itu di IKIP, Pondok Gede Permai, Kartini, dan Kalibaru," jelasnya.

Hingga sore, sebagian warga Cipinang Melayu memilih tinggal di posko pengungsian yang berada di Universitas Borobudur. Mereka khawatir ada banjir susulan. Kegiatan bagi-bagi pakaian tampak ramai di beberapa posko pengungsian. Dapur umum juga terus mengepul untuk memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi. Di bagian lain, anak-anak dihibur para relawan dan pekerja sosial.(c10/oni/jpg)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

1 hari ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

1 hari ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

1 hari ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

1 hari ago