Dukungan Syarudin Husin Kembali Menguat
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Dukungan untuk Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai Syarudin Husin yang maju di Pilkada Kota Dumai 2020 mendatang semakin menguat. Berdasarkan penghitungan Ahad (1/12), tokoh masyarakat ini mendapatkan tambahan dukungan menjadi 41,04 persen. Dukungan ini menempatkannya di peringkat teratas.
Peringkat kedua polling masih ditempati Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai Guspian. Tokoh muda Kota Dumai ini mendapatkan dukungan 19,44 persen. Disusul Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Dumai Paisal diperingkat ketiga. Ia mendapatkan dukungan 15,77 persen. "Syarudin Husin semakin menunjukkan tren peningkatan dukungan. Persentase polling terus naik," ujar Direktur Riau Pos M Hapiz.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai Hendri Sandra di peringkat keempat dengan dukungan 9,94 persen. Disusul Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai Bambang yang mendapatkan dukungan 9,50 persen berada diperingkat kelima.
Sedangkan dua peringkat terbawah adalah Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo dan Camat Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Hanafi Atan. Eko di peringkat keenam dengan dukungan 3,02 persen.
Camat Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Hanafi Atan mendapatkan dukungan 1,30 persen. Namun karena minimnya dukungan, birokrat kelahiran Pelitung ini masih berada di peringkat paling terbawah.
"Update Polling Aspirasi Pembaca Riau Pos untuk Pilkada Kota Dumai setiap Senin dan Kamis," jelasnya.(mar)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…