Categories: Nasional

Sifat Gotong Royong Jadikan Indonesia Lebih Kuat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Bangsa Indonesia dinilai memiliki watak dan sifat kegotongroyongan yang sangat kuat. Hal inilah yang membuat Indonesia bertahan dan semakin kuat dari dulu hingga sekarang diberbagai kondisi.

“Modal sosial yang begitu kuat di dalam masyarakat Indonesia ini, sebetulnya sudah sangat terjalin dari sejak zaman dulu. Karena memang watak negara Indonesia secara geografi, kita tahu merupakan negara yang memang banyak bersentuhan dengan nilai dan tradisi dari berbagai macam peradaban,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat.

Hal tersebut disampaikannya saat jadi pembicara virtual dalam diskusi Empat Pilar MPR dengan tema Penguatan Nilai Gotong Royong untuk Antisipasi Resesi, Rabu (2/9/2020).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nilai luhur yang dianut oleh masyarakat Indonesia ini tidak dimiliki oleh bangsa dunia lainnya dan ini mendapat pengakuan dari bangsa lain.

“Saya kira mungkin juga diakui dalam konteks indikator-indikator menurut pengukuran-pengukuran yang dilakukan oleh beberapa lembaga-lembaga dunia. Salah satunya misalnya, menyebutkan bahwa Indonesia ini adalah salah satu diantara negara yang memiliki modal sosial terbesar di dunia,” ujarnya.

Sementara itu, anggota MPR RI dari Fraksi Golkar, Ace Hasan Syadzily juga berpendapat sama, Ace mengatakan gotong royong sebagai salah satu nilai yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dan nilai ini tidak diragukan lagi meski dalam kondisi sulit. 

"Sebuah bangsa telah memiliki nilai-nilai luhur, salah satunya adalah gotong royong dan ini menjadi modal dasar bagi bangsa Indonesia untuk menjadi negara yang betul-betul lahir dengan solidaritas sosialnya, kemudian kesetiakawanannya dan tentu itulah yang Insya Allah selalu menjadi pegangan bagi bangsa," ujarnya.

Oleh sebab itu katanya, jika terjadi kondisi yang sulit seperti ancaman resesi yang menimpa Indonesia, maka ia berkeyakinan bahwa masyarakat akan kuat karena ada ketahanan sosial yang tinggi. Namun potensi modal sosial yang sangat kuat ini termasuk didalamnya  gotong royong untuk terus dipupuk dan ditumbuhkan.

"Saya sangat percaya bahwa masyarakat kita memiliki ketahanan sosial yang sangat kuat. Saya katakan ketahanan sosial yang sangat kuat, kenapa, karena kita memiliki modal sosial yang sangat kuat yang termasuk didalamnya adalah nilai-nilai kegotong royongan," pungkasnya.

Laporan: Yusnir (Jakarta)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Empat Trayek Bus DAMRI Buka Akses 12 Kecamatan di Siak

Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…

19 menit ago

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

1 jam ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

2 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

2 jam ago

Prof Daeng Ayub Kupas Kepemimpinan Pendidikan Abad 21 Berbasis Budaya Melayu

Prof Daeng Ayub dikukuhkan sebagai guru besar Unri dan menyoroti kepemimpinan pendidikan abad 21 yang…

2 jam ago

Pasien Terus Bertambah, RSD Madani Siap Tambah 20 Mesin Cuci Darah

Layanan cuci darah RSD Madani Pekanbaru selalu penuh sejak diluncurkan. Rumah sakit berencana menambah 20…

2 jam ago