Categories: Nasional

Aturan Senjata Api di AS Makin Longgar

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Seorang pengendara mobil menggila dan menembakkan senapannya di jalanan Kota Odessa, Texas, AS, akhir pekan lalu.

Ironisnya, kebijakan pengendalian senjata di Texas justru bertambah longgar beberapa jam setelahnya. Legislasi baru itu berlaku kemarin (1/9/2019).

"Kita seharusnya mengakhiri wabah ini," ujar Beto O'Rourke, mantan anggota Kongres dari Texas, seperti yang dilansir CNN. Dalam aturan terbaru, siapa pun bebas membawa senjata di lingkungan sekolah, panti asuhan, sampai tempat ibadah.

Menurut para legislator, hal tersebut dilakukan untuk memperkuat pertahanan di tempat yang rentan menjadi sasaran penembak massal. Namun, aktivis pencegahan kekerasan senjata menilai hal tersebut ibarat memberikan karpet merah terhadap para teroris.

"Banyak negara bagian yang becermin setelah mendapatkan pelajaran tentang pembunuhan masal. Tapi, para legislator Texas malah menguatkan dukungan untuk agenda yang diusulkan NRA (National Rifle Association, red)," ujar Kris Brown, presiden lembaga bantuan advokasi Brady.

Menurut CNN, insiden penembakan di Texas bermula saat polisi lalu lintas hendak menghentikan mobil di jalan raya Interstate 20. Bukannya berhenti, pengendara malah menurunkan jendela dan menembak petugas dan mengebut.

Seorang petugas terluka akibat kejadian tersebut. Setelah itu, pengendara menggila. Saat tiba di Odessa, dia terus meluncurkan peluru ke mobil lain dan pejalan kaki. Dia bahkan sempat berpindah kendaraan dengan membajak mobil pos.

"Sampai saat ini kita mendapati ada 21 korban luka dan lima korban jiwa," ujar Kepala Kepolisian Odessa Michael Gerke kepada Agence France-Presse.

Drama tersebut berakhir setelah polisi menembak mati pelaku. Sayang, hingga saat ini kepolisian belum membuka identitas atau motif pelaku.

"Saya baru tahu bahwa teman saya sendiri meninggal. Pengecut ini berhenti di lampu merah dan langsung menembak mobil sebelah," ujar Wali Kota Odessa David Turner kepada Fox News.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kapolda Riau Tinjau TKP Gajah Sumatera Dibunuh, Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…

9 jam ago

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…

9 jam ago

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

2 hari ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

2 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

2 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago