Categories: Nasional

Ini Alasan SS Suruh Orang Aniaya Suami Sendiri

SIAK (RIAUPOS.CO) — SS (45), tersangka otak kasus penganiayan suaminya sendiri, Marison Simaremare (47), cukup menarik perhatian. Fakta terbaru, SS menyuruh orang untuk menganiaya suaminya, yang akhirnya tewas, karena alasan sakit hati.

SS diamankan di Lipat Kain, Kampar, Ahad malam (1/9/2019). Dari penuturannya ke polisi, dia sakit hati karena korban sering kali menolak saat dia meminta diantar melihat anak kandungnya yang tinggal di Bare- Bare, Kecamatan Pusako. SS dan korban tinggal di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, yang jaraknya puluhan kilometer.

SS dan korban menikah dengan status duda dan janda dengan masing- masing telah memiliki anak. SS tinggal bersama suaminya dan berdekatan dengan empat orang anak tirinya di Mengkapan. Sedangkan anak kandungnya yang paling bungsu tinggal bersama saudaranya di Kecamatan Pusako.

Saat kejadian penganiayaan, SS bersandiwara lari dari rumahnya bersembunyi di kebun sawit seorang diri  seakan-akan ketakutan dibunuh.

"Korban sering bertengkar dengan suaminya, karena korban tidak mau mengantarnya melihat anak kandungnya di Bare- Bare, Kecamatan Pusako," jelas Kapolres Siak melalui Kapolsek Sungai Apit Iptu Yudha Effiar, Senin (2/9/2019).

Kapolsek menuturkan, antara dua pelaku yakni RM (21) dan LH (27) sudah lama saling mengenal, hingga SS meminta untuk menganiaya korban. "SS minta dianiaya, kakinya dipatahkan saja. Namun karena luka korban cukup parah, suaminya akhirnya meninggal," ungkap Kapolsek.

Hubungan tersangka SS dengan RM merupakan mantan pacar anak gadisnya, sedangkan LN hubungan ipar dengan anaknya. "Karena hubungan tersebut maka keduanya sanggup melakukan permintaan SS," kata Kapolsek.(wik)

Laporan : Wiwik Widaningsih
Editor    : Firman Agus

Share
Published by

Recent Posts

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

2 jam ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

3 jam ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

3 jam ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

3 jam ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

4 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

4 jam ago