Categories: Nasional

Jadi Pengacara Djoko Tjandra, Otto Langsung Bela Penahanan Kliennya Janggal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pengacara kondang Otto Hasibuan diminta untuk menjadi pengacara buronan kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra. Dalam keterangannya, ketika dimintai tanggapan perihal kasus Djoko Tjandra, Otto menilai penahanan terhadap kliennya janggal.

“Saya katakan sebelumnya, di dalam putusan Djoko Tjandra tidak ada perintah untuk Pak Djoko ditahan. Nah kalau tidak ada perintah ditahan kenapa dia ditahan?” kata Otto dalam keterangannya, Ahad (2/8).

Otto menyatakan, dirinya diminta pihak keluarga untuk menjadi pengacara Djoko Tjandra. Sebab sebelumnya, yang menjadi kuasa hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking.

Oleh sebab itu, Otto mempertanyakan penahanan terhadap Djoko Tjandra. Sebab usai berhasil ditangkap pada Kamis (30/7) malam, Djoko pada Jumat (31/7) langsung dilakukan eksekusi penahanan oleh Kejaksaan Agung.

“Yang pasti kita sedang mempertanyakan dasar penahanan terhadap Djoko Tjandra,” ujar Otto.

Otto mengklaim, dalam amar putusan terhadap Djoko Tjandra tidak ada perintah untuk dilakukan penahanan. Hal ini yang mendasari Otto menilai janggal penahanan terhadap Djoko Tjandra.

“Saya harus mengklarifikasi dulu apa dasarnya (melakukan penahanan),” tandas Otto.

Kejaksaan Agung (Kejagung) telah resmi menerima terpidana kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra dari Bareskrim Mabes Polri. Djoko Tjandra diterima langsung oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung, Ali Mukartono, Jumat (31/7).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reinhard Silitonga mengatakan, Penempatan Djoko Tjandra di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri, untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan dan protokol kesehatan.

“Djoko Tjandra menjadi narapidana dan menjadi warga binaan Pemasyarakatan. Yang bersangkutan ditahan di Rutan Salemba, cabang Mabes Polri,” pungkasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

BRK Syariah Resmikan Rahn Gadai Emas di Bintan, Solusi Pembiayaan Kini Makin Mudah

BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…

6 jam ago

Menjangkau Pelosok, PLN Gencarkan Literasi Digital Kelistrikan di Tapung Hilir

PLN UIP Sumbagteng menggelar sosialisasi PLN Mobile di Tapung Hilir untuk memperluas literasi digital kelistrikan…

8 jam ago

Harga Karet Kuansing Makin Nanjak, Pekan Ini Tembus Rp20.125 per Kg

Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…

11 jam ago

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

1 hari ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

1 hari ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

1 hari ago