Ratusan Kendaraan Terjaring Razia
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Setelah pekan lalu menggelar razia di kawasan Bandar Seni Raja Ali Haji, kini tim gabungan Bapenda Provinsi Riau bersama Dishub Riau, Ditlantas Polda dan Jasa Raharja, Kamis (1/8) kembali melakukan razia kendaraan di Jalan HR Soebrantas.
Ratusan kendaraan baik roda dua maupun roda empat terjaring razia. Di antaranya, tidak lengkapnya surat kendaraan, pajak kendaraan mati dan kendaraan tidak dengan atribut lengkap.
Tak sedikit kendaraan berbalik arah guna menghindari pemeriksaan petugas, sehingga mengganggu kendaraan lain yang melintas. Kasubid Penerimaan Pajak Bermotor, Bambang Ferianto mengatakan, dari hasil kegiatan tersebut, terjaring 633 unit dan langgar 147 unit (23,22 persen).
“Rinciannya untuk tilang 37 unit kendaraan, bayar ditempat 16 unit, pelanggar angkutan umum 7 unit, pelanggaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan 64 unit, pelanggar pajak 5 tahunan 13 unit dan pelanggar tanpa dokumen 12 unit. Sisanya akan membayar dalam tiga hari ke depan,” sebutnya.
Bahkan terdapat satu kendaraan roda dua sejak 2003 tidak membayar bajak “Kepada yang bersangkutan, nantinya akan diberikan sanksi. Sebab, sudah sangat lama tidak membayar pajak dan harusnya sudah tiga kali melakukan pengecekan kendaraan,” jelasnya.
Kemudian, lokasi di Panam dipilih karena dari tahun ke tahun terindikasi banyak yang terjaring razia. Himbauannya kepada masyarakat agar membayar pajak sebab saat berkendara perlu dokumen yang sah dan legal.(*3)
Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…
BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…
Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.