Terlihat aspal amblas pada box culvert di Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, tepatnya di samping kios penjual gorengan, Jumat (31/5/2024). (Dofi Iskandar/Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Aspal yang amblas akibat pemasangan box culvert di Jalan Kaharuddin Nasution hingga saat ini tak kunjung diperbaiki. Padahal, jika dibiarkan begitu saja, maka lama-kelamaan kerusakannya pasti akan bertambah parah, dan akan memerlukan biaya yang lebih besar lagi untuk memperbaiki.
Hal itu juga menjadi kekhawatiran para pengguna jalan. Seperti yang dikeluhkan Rahmat, salah seorang warga sekitar. Ia mengatakan, aspal yang amblas akibat pemasangan box culvert di pinggir Jalan Kaharuddin Nasution tampak dibiarkan begitu saja. Hingga saat ini belum ada tampak dilakukan perbaikan.
“Beberapa hari ini memang ada nampak alat berat di sini. Tapi saya tak tahu pasti apakah alat berat ini difungsikan untuk perbaikan aspal yang amblas di box culvert di pinggir Jalan Kaharuddin ini atau tidak. Faktanya kan kita lihat belum diperbaiki tu,” ujar Rahmat, Jumat (31/5).
Menurutnya, pemerintah seharusnya cepat merespon dan dengan segera melakukan perbaikan. Jika dibiarkan terus, lama-kelamaan pasti akan bertambah parah. Apalagi di lokasi tersebut juga ada kios kecil pedagang gorengan. “Kan kasihan juga kita melihat pedagang gorengan itu jadi terganggu dan pasti mereka khawatir juga,” katanya.
Sementara itu, pantauan Riau Pos pada Sabtu (1/6), di lokasi tersebut belum tampak dilakukan perbaikan. Bahkan, tampak amblasnya semakin lebar jika dibandingkan dengan sebelumnya. Diketahui, jalan tersebut merupakan akses utama para pengguna Jalan Kaharuddin Nasution menuju ke Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Jika dibiarkan, dikhawatirkan kerusakannya akan bertambah parah. Apalagi saat ini musim hujan.
Akibat aspal amblas, jalan tersebut memiliki lubang cukup besar sehingga terlihat box culvert-nya. Tampak bagian jalan yang amblas ditutup dengan kayu dan spanduk bertuliskan hati-hati ada pekerjaan perbaikan box culvert.(dof)
Pelaku jambret uang santunan anak yatim di Pekanbaru ditangkap di Sumbar setelah buron dua pekan.…
Polisi di Riau menangkap dua pelaku penimbunan BBM subsidi. Ribuan liter solar dan pertalite diamankan,…
Pemko Pekanbaru mulai membenahi Rusunawa Yos Sudarso. Wako soroti kondisi kumuh dan siap beri keringanan…
Pengunjung kuliner malam Cut Nyak Dhien mengeluhkan tarif parkir hingga Rp5.000. Dishub Pekanbaru janji segera…
Seorang pemuda di Siak tega bunuh nenek kandung usai salat Magrib. Pelaku ditangkap di hotel…
PMI Rohul dan OPD teken MoU untuk jaga stok darah RSUD. Targetkan 3.000 kantong per…