Categories: Hukum Kriminal

Buron Usai Jambret Santunan Ramadan Anak Yatim, Pelaku Diciduk di Sumbar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO), Pelaku penjambretan uang santunan anak yatim yang sempat buron selama beberapa pekan akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian di wilayah Sumatera Barat.

Pelaku berinisial MT (23) diamankan setelah sebelumnya melarikan diri ke luar daerah usai melakukan aksinya di Pekanbaru.

Peristiwa penjambretan tersebut terjadi pada Senin (16/3) di Jalan Pandu, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya. Saat itu, dua anak bernama Alim (10) dan Rama (8) baru saja menerima santunan anak yatim menjelang Idulfitri dari Masjid Al Ikhlas.

Keduanya berjalan kaki pulang sambil membawa amplop berisi uang santunan masing-masing sebesar Rp1,5 juta.

Namun, di tengah perjalanan, pelaku datang dari arah belakang menggunakan sepeda motor berwarna hitam. Ia langsung merampas amplop dari tangan korban dan melarikan diri.

Aksi tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi. Kedua anak itu tidak mampu melawan dan hanya bisa menangis saat uang mereka dibawa kabur.

Uang santunan itu rencananya akan digunakan untuk membeli kebutuhan Lebaran sekaligus membantu keluarga mereka. Kejadian tersebut pun meninggalkan trauma bagi korban.

Orang tua salah satu korban, Juminten, segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Jembalang Polresta Pekanbaru langsung melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku yang diketahui melarikan diri ke luar daerah.

Setelah hampir dua pekan menjadi buronan, pelaku akhirnya terdeteksi berada di Kampung Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Tim kepolisian kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku pada Kamis (2/4) sekitar pukul 16.00 WIB tanpa perlawanan.

Selanjutnya, MT dibawa ke Pekanbaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Riansyah, menyatakan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anak yatim sebagai korban.

“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak hingga pelaku berhasil diamankan meski sempat melarikan diri ke luar daerah,” ujarnya.

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago