Categories: Nasional

DKPP Dumai Libatkan Polisi Awasi Hewan Kurban

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Dumai melibatkan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan hewan ternak dan masuknya hewan kurban ke Kota Dumai.

Pelibatan pihak kepolisian ini dilakukan untuk memastikan hewan ternak di Kota Dumai tidak tertular penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait dalam melakukan pengawasan hewan ternak dan hewan ternak dari luar yang akan masuk ke Kota Dumai,"  kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai, Nuzirwan melalui Kasi Kesehatan Hewan, drh Rizqi Munarok.

Dikatakan Rizqi, menjelang Idulaadha yang identik dengan penyembelihan hewan kurban membuat kebutuhan hewan kurban seperti sapi, kerbau dan kambing meningkat sehingga banyak hewan kurban yang akan masuk ke Kota Dumai.

"Mulai meningkat masuknya hewan kurban di Kota Dumai ini tentu harus adanya peningkatan pengawasan mulai dari pintu masuk Kota Dumai sehingga kita dapat memastikan hewan ternak di Kota Dumai ini bebas dari PMK," tambahnya.

"Untuk diketahui, hewan kurban seperti sapi, kerbau, kambing dan sejenisnya merupakan hewan berkuku belah yang sangat rawan untuk tertular penyakit mulut dan kuku," tambah Rizqi.

Ditambahkan Rizki, sampai saat ini kebutuhan hewan kurban di Kota Dumai hingga 90 persen berasal dari luar daerah. Hanya 10 sampai 20 persen hewan kurban yang bisa dipasok oleh petani Dumai.

"Untuk tahun lalu kebutuhan hewan kurban di Kota Dumai yakni 1.500 ekor sapi dan 500 ekor kambing dan domba. Diprediksi kebutuhan hewan kurban tahun ini akan meningkat sebanyak 10 persen dari pada tahun sebelumnya. Hal itu karena dari data yang kita miliki setiap tahun kebutuhan hewan kurban di Dumai meningkat 10 persen meski beberapa tahun belakangan ekonomi sedang tidak baik. Namun tidak mengurangi masyarakat untuk beribadah kurban," urai Rizqi.

"Mudah-mudahan dengan pengawasan ini dapat mencegah menyebarnya penyakit mulut dan kaki pada hewan ternak di Kita Dumai," pungkasnya.(mx12/rpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kampung Terendam Kini Punya Wajah Baru, Resmi Jadi Kampung Tangguh Antinarkoba

Kampung Terendam di Pekanbaru resmi menjadi Kampung Tangguh Antinarkoba sebagai simbol perang melawan peredaran narkotika.

23 jam ago

Perjuangan Daerah Istimewa Riau Belum Padam, 130 Organisasi di Riau Tetap Solid Mendukung

Perjuangan Daerah Istimewa Riau terus berlanjut setahun setelah deklarasi bersama, dengan dukungan ratusan organisasi masyarakat.

23 jam ago

Sambut Event Bakar Tongkang, Rohil Hadirkan Aplikasi Pintar untuk Wisatawan

Rohil siapkan aplikasi digital terintegrasi untuk memudahkan wisatawan saat menghadiri perhelatan budaya Bakar Tongkang.

24 jam ago

Berdiri di Tanah Pemko, Satpol PP Pekanbaru Bongkar Warung dan Pagar Beton di Rumbai

Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…

2 hari ago

Penggerebekan Narkoba di Rohil Berujung Pembakaran Gudang, Warga Sudah Lama Resah

Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…

2 hari ago

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

3 hari ago