rudal-rusia-hajar-kharkiv-10-warga-sipil-ukraina-tewas
KIEV (RIAUPOS.CO) – Setidaknya 10 orang tewas dan 35 lainnya mengalami luka-luka imbas serangan rudal Rusia di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, pada Selasa (1/3/2022) pagi waktu setempat.
Penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Anton Herashchenko, mengonfirmasi kabar ini. Ia juga membuka kemungkinan korban akan terus bertambah.
"Puing-puing tengah dibersihkan dan mungkin akan ada lebih banyak korban meninggal dan yang terluka," tulis Herashchenko, sebagaimana dikutip Reuters.
Menurut laporan media, rudal Rusia menghantam Kharkiv sekitar pukul 08.02 waktu setempat. Imbas serangan itu, gedung pemerintah Kharkiv rusak. Serangan itu juga menghantam wilayah penduduk di kota itu.
Wali Kota Kharkiv, Olig Synegubov, mengatakan Rusia meluncurkan sistem roket GRAD dan rudal jelajah di kota yang ia pimpin.
Ia menilai serangan tersebut sebagai bentuk genosida warga Ukraina dan kejahatan perang terhadap populasi masyarakat sipil yang dilakukan Rusia.
Ukraina berada dalam gempuran Rusia usai Presiden Vladimir Putin mengumumkan invasi ke Donbas, wilayah di Ukraina timur yang dikuasai kelompok separatis. Pertempuran terus meningkat dan meluas hingga ke ibu kota Ukraina, Kiev.
Rusia bersedia mengakhiri invasi jika Ukraina bersikap netral, menghapus pengaruh Nazi dan fasisme, menjauh dari Amerika Serikat dan NATO, dan mengakui Crimea sebagai bagian dari Negeri Beruang Merah.
Sumber: AFP/CNN/Reuters/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…