hasil-penelitian-makanan-pedas-pangkas-risiko-serangan-jantung-dan-strok
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Makan cabai secara teratur ternyata bisa mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung dan strok. Para peneliti melakukan penelitian terhadap 23.000 orang di Italia selama delapan tahun dalam kasus ini.
Mereka menemukan bahwa mereka yang makan cabai setidaknya empat kali seminggu memiliki risiko kematian akibat serangan jantung 40 persen lebih rendah dan risiko kematian akibat strok lebih dari 50 persen lebih rendah.
"Fakta menarik adalah bahwa perlindungan dari risiko kematian tidak tergantung pada jenis diet yang diikuti orang," kata penulis utama studi, Marialaura Bonaccio, seorang ahli epidemiologi di Mediterranean Neurological Institute, seperti dilansir laman WebMD, Rabu (1/1).
"Dengan kata lain, seseorang bisa mengikuti diet Mediterania yang sehat, dan yang lainnya makan kurang sehat, tetapi bagi mereka semua, cabai memiliki efek perlindungan," pungkas Bonaccio.
Sumber: Jpnn.com
Editor: E Sulaiman
Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…
Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…
Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…
Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…
Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…
Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…