Salah Pasangan
(RIAUPOS.CO) — SENIN 28 Oktober lalu, anak perempuan Yanti menjadi petugas pengibar bendera di sekolahnya dalam rangka Hari Sumpah Pemuda. Beberapa hari sebelumnya, anaknya meminta sang ibu membelikan sepatu paskib jenis pantofel.
Jadilah hari Ahad, sehari sebelum hari H, Yanti pergi kepusat perbelajaan di sekitar Panam. Pusat perbelanjaan itu sedang ramai pengunjung. Dan Yanti adalah orang yang tidak suka keramaian.
Yanti kemudian masuk ke salah satu toko dan menanyakan sepatu yang dicari. Si penjual mencarikan dan menemukan sepatu yang dicari. Ada juga jenis sepatu yang diperlihatkan ke Yanti. Dan pilihan Yanti jatuh ke salah satunya.
‘’Ini aja, Mbak. Sama yang itu saya beli juga,’’ kata Yanti sambil menunjuk sepatu untuk dirinya.
Setelah melakukan pembayaran, tanpa melihat isi kotak sepatu, Yanti langsung menuju ke tempat parkir mobilnya dan pulang.
Sesampai di rumah, Yanti menyuruh anaknya untuk mencoba sepatu paskib yang dibeli. Ia tak terlalu memperhatikan karena sudah harus pergi lagi bersama suaminya. Ia harus mencari baju adat untuk anak laki-laki yang juga akan dipakai hari Senin.
Di hari H. Pagi hari. Yanti sibuk mengurus segala persiapan untuk anak-anaknya sebelum berangkat ke sekolah. Setelah semua beres, ia pun mengeluarkan satu paskib anaknya. Dan ya ampun…
‘’Kok sepatunya bisa beda pasangannya?’’ Yanti shock menemukan sepatu paskib yang beda pasangan itu.
Ia pun memarahi anaknya karena tak ngomong saat mencoba. ‘’Mbak coba yang sebelah aja. Terus mbak simpan di kotaknya lagi,’’ jawab anaknya polos.
Karena tak mungkin lagi untuk menukarkannya, Yanti menyuruh anaknya tetap memakai sepatu yang beda pasangan itu.
‘’Pakai sajalah, Mbak. Modelnya kan sama. Ukurannya juga sama. Nggak nampak pun kalau beda,’’ kata Yanti membesarkan hati. Alamaak!!!(yls)
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…