Categories: Nasional

Pengacara Sebut Ruslan Buton Dikriminalisasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara Ruslan Buton merasa dirugikan akibat statusnya sebagai pecatan TNI Angkatan Darat (AD) diungkit. Dia merasa tengah ada pembunuhan karakter terhadap dirinya usai ditangkap jajaran Mabes Polri.

“Ini adalah kriminalisasi atau pembusukan kepada masyarakat terhadap isi rangkaian kalimat sastra Ruslan,” kata pengacara Ruslan, Tonin Tachta, dalam keterangan tertulis, Senin (1/6).

Selain itu, Tonin pun merasa kasus pidana yang pernah menjerat kliennya tidak dijelaskan secara rinci. Sehingga dianggap menjadi kerugian bagi Ruslan di mata publik.

“Tentang pemecatan, pembunuhan terhadap La Gode, merupakan pembunuhan karakter terdakwa Ruslan tanpa pernah disampaikan mengenai keadaan sebenarnya,” jelasnya.

Tonin pun membantah jika La Gode dibunuh dalam statusnya sebagai petani. Melainkan saat itu anggota TNI sedang menjalankan tugas terhadap pencuri atau penyerang kantor TNI.

Sebelumnya, Kepala Penerangan Komando Resimen Militer (Kapenrem) 143/Kendari, Mayor Sumarsono memastikan bahwa Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara, Ruslan Buton bukan lagi sebagai prajurit TNI aktif. Dia sudah dipecat secara tidak hormat oleh satuan Angkatan Darat (AD).

“Yang bersangkutan adalah mantan anggota TNI AD yang dipecat dengan pangkat terakhir yakni Kapten Inf di Yonif RK 732/Banau,” kata Sumarsono kepada JawaPos.com, Jumat (29/5).

Dia menuturkan, Ruslan dipecat pada 2017 silam. Keputusan tersebut diambil TNI AD lantaran Ruslan melakukan pelanggaran pidana. Pada 27 Oktober 2017, dia terlibat pembunuhan terhadap seseorang bernama La Gode.

Saat itu, Ruslan menjabat sebagai Komandan Kompi sekaligus Komandan Pos Satgas SSK III Yonif RK 732/Banau. “Kemudian pada 6 Juni 2018, Pengadilan Militer Ambon mengeluarkan putusan hukuman penjara 1 tahun 10 bulan serta pemecatan dari anggota TNI AD kepada Ruslan Buton,” pungkas Sumarsono.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

21 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

22 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago