Categories: Nasional

Pesawat yang Evakuasi WNI dari Wuhan Punya Penyaring Udara Khusus

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Pemulangan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Cina ke Indonesia dilakukan hari ini menggunakan pesawat dari Lion Air Group yaitu, Batik Air tipe Airbus A330. Langkah tersebut merupakan misi kemanusiaan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap WNI yang berada di negara terjangkitnya virus corona.

Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengatakan, penerbangan penjemputan WNI di Cina menggunakan prosedur sebagaimana yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan aturan dunia keselamatan, serta keamanan penerbangan.

“Pada hari ini kita bertemu di sini dalam rangka persiapanan keberangkan kemanusiaan untuk memulangkan saudara-saudara kita ke Indonesia,” ujarnya di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Sabtu (1/2).

Menurutnya, karena evakuasi penjemputan diambil dari wabah terjangkitnya virus Corona, maka diterapkan juga prosedur dan penerbangan sesuai arah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan instansi terkait.

Kemudian, seluruh kru dan tim evakuasi akan diberikan pakaian khusus selama penerbangan untuk mengantisipasi virus Corona masuk ke dalam tubuh manusia.

Selain itu, lanjutnya, di dalam pesawat sendiri juga ada penyaring udara yang dipersiapkan oleh pabrik Airbus agar virus apapun, termasuk bakteri hingga virus corona mati dengan sendirinya.

“Nanti pas pulang kru (pesawat) akan dikarantina selama masa pengawasan dan pesawat akan dibersihkan dan dirawat 14 hari. Pesawat ini dibersihkan diinsentifkan dan proses sterilisasi sekaligus perawatan. Sedangkan kru akan dimonitor agar ketika kembali bekerja tidak terbawa apapun,” jelasnya.

Edward menegaskan, penerbangan ini merupakan bentuk misi kemanusiaan pemerintah dengan Lion Air Group. “Jadi proses ini dibawah kemehub dan pesawat ini digunakan yang mengikuti perintah pelaksanaan misi penyelamatan ini,” imbuhnya.

Editor : Deslina
Sumber: Jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

12 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

13 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

13 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

13 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

3 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

3 hari ago