Categories: MUI Menjawab

Sikat Gigi dan Berkumur di Siang Hari Ramadan

Assalamualaikum Pak Ustadz, perkenalkan, nama saya Jamilah. Saya seorang wanita dan juga seorang pekerja. Saya ingin bertanya, bagaimana hukum sikat gigi atau berkumur di siang hari Ramadhan?

Jawaban:
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
Pertanyaan ini sangat baik, karena menunjukkan kehati-hatian dalam menjaga keabsahan puasa. Islam adalah agama yang memberikan kemudahan, namun tetap mengajarkan sikap hati-hati dalam beribadah.

Pada dasarnya, sikat gigi dan berkumur di siang hari Ramadhan hukumnya boleh dan tidak membatalkan puasa, selama tidak ada sesuatu yang tertelan dengan sengaja. Hal ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW:

Artinya: Seandainya tidak memberatkan umatku, aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap hendak melaksanakan ibadah salat. (HR Bukhari dan Muslim)
Hadis ini bersifat umum, tidak membedakan antara orang yang berpuasa dan tidak berpuasa. Para ulama menjelaskan bahwa bersiwak tetap dianjurkan bagi orang yang berpuasa, bahkan di siang hari. Adapun berkumur juga termasuk bagian dari wudhu, sementara wudhu tetap dilakukan ketika berpuasa. Rasulullah SAW sendiri berwudhu dan berkumur saat berpuasa. Namun beliau mengingatkan:

Artinya: Bersungguh-sungguhlah dalam menghirup air ke hidung (saat wudhu), kecuali jika engkau sedang berpuasa. (HR Abu Dawud dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa berkumur dan membersihkan mulut itu boleh, tetapi tidak berlebihan ketika sedang berpuasa agar tidak sampai air tertelan.

Para ulama berbeda pendapat tentang penggunaan pasta gigi. Sebagian memakruhkan jika dilakukan setelah tergelincir matahari (masuk waktu Zuhur) karena khawatir ada rasa atau zat yang tertelan. Namun pendapat yang lebih kuat menyatakan tetap boleh selama dijaga agar tidak ada yang masuk ke tenggorokan. Jika tanpa sengaja tertelan sedikit air atau sisa pasta tanpa niat dan tanpa kesengajaan, maka puasa tetap sah.

Bagi seorang pekerja seperti Ibu Jamilah, menjaga kebersihan dan kesegaran mulut tentu penting, apalagi saat harus berinteraksi dengan banyak orang. Islam tidak melarang menjaga kebersihan selama tidak melanggar batas-batas syariat. Yang terpenting adalah berhati-hati, tidak berlebihan, dan memastikan tidak ada air atau pasta yang tertelan.
Sebagai sikap kehati-hatian, sebagian ulama menganjurkan menyikat gigi sebelum Subuh atau setelah berbuka. Namun jika perlu di siang hari, tetap diperbolehkan dengan cara yang aman dan tidak berlebihan.

Intinya, sikat gigi dan berkumur di siang hari Ramadhan tidak membatalkan puasa selama tidak ada yang tertelan dengan sengaja. Jagalah niat, kehati-hatian, dan tetap utamakan kebersihan sebagai bagian dari ajaran Islam.

Semoga Allah memudahkan kita dalam menjalankan ibadah puasa dengan benar dan penuh keberkahan. Aamiin.***

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Pemkab Rohul Ajukan Percepatan Jadwal Terbang JCH ke Batam, Ini Alasannya

Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…

22 jam ago

Kuansing Bersiap Jadi Tuan Rumah, 819 Peserta Ramaikan MTQ Riau

Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…

2 hari ago

Jalan Amblas Depan Kantor Gubernur Riau Langsung Diperbaiki, PUPR Bergerak Cepat

PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…

2 hari ago

Menjamur di Jalan Protokol, Bangunan Liar di Pekanbaru Segera Dibongkar

Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…

2 hari ago

Wako Pekanbaru Turun Tangan, Drainase dan Sampah Jadi Fokus Utama Atasi Banjir

Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…

2 hari ago

Pembelian Pertalite Tak Lagi Pakai Rekomendasi Desa, SPBU Inhu Dorong XStar

SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…

2 hari ago