Categories: Pekanbaru

Mahasiswa Kedokteran Dibekali Program Bangga Kencana

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau menggelar kegiatan Pre-Service Training di Fakultas Kedokteran Universitas Riau (Unri) Jalan Diponegoro, Rabu (30/3).

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran, Dekan dan juga dosen Fakultas Kedokteran Unri.

Koordinator Bidang KB BKKBN Riau Supriyadi mengatakan, adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu menyukseskan program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di masa depan.

"Karena inikan calon dokter, jadi mereka perlu mendapatkan pembekalan seperti tentang pemasangan IUD atau KB spiral dan juga implan," ujar Supriyadi, Rabu (30/3).

Ia juga mengatakan, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih karena ternyata materi Bangga Kencana sudah masuk dalam kurikulum.

"Jadi dalam rangka meningkatkan kompetensi mereka sehingga program KB berjalan, bukan hanya dari sisi kuantitas tapi juga kualitasnya," ujarnya.

Lanjutnya, pembekalan yang dilakukan hari ini sangat penting khususnya untuk mahasiswa Fakultas Kedokteran. "Karena mahasiswa nanti jadi dokter dan dokter akan terjun ke masyarakat," katanya.

Jadi dengan pembekalan ini dia bisa melakukan konseling, melakukan pelayanan KB di tengah masyarakat terutama kalau di tempatkan di fasilitas-fasilitas di tempat terpencil, jadi sangat penting. Kalau mereka sudah dibekali maka mereka akan memiliki kepedulian untuk melayani KB," sebutnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Riau dr Arfianti M Biomed MSc pHD mengatakan, kerja sama antara FK Unri dengan BKKBN Riau sudah berlangsung sejak 2019. Saat itu dilakukan MoU dihadiri langsung Kepala BKKBN pusat.

"Sebenarnya saat itu sudah ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan dan akhirnya terhenti akibat pandemi Covid-19".

Dikatakan Dekan, kerja sama dengan BKKBN ini disambut baik. Karena ini merupakan salah satu kontribusi dari perguruan tinggi dalam berbagai program yang diselenggarakan pemerintah. Salah satunya adalah dan menjadi prioritas adalah percepatan penurunan stunting.

"Harus seperti itu seharusnya peran serta dari perguruan tinggi," imbuhnya.

Selain itu, program ini juga bisa dijadikan sebagai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Karena kelebihannya adalah materi Bangga Kencana sudah masuk ke dalam kurikulum.(eca)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

7 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

10 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

11 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

11 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

1 hari ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

1 hari ago