Categories: Pekanbaru

Penyidikan 63 Perkara Karhutla Telah Tuntas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Kepolisian Daerah (Polda) Riau berserta jajaran Polres telah menuntaskan penyidikan 63 perkara dugaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bumi Lancang Kuning. Saat ini, hanya tersisa delapan perkara yang masih dalam proses tahap I.

Demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto kepada Riau Pos, Jumat (29/11) kemarin. Dikatakan Sunarto, pihaknya menangani sebanyak 71 laporan polisi (LP) dengan menjerat 77 tersangka sepanjang tahun 2019. "Ada 71

LP, tersangka perorangan 77 orang dengan luasan area terbakar 1.660,342 hektare,"ujar Sunarto. 

Terhadap perkara itu, dipaparkan Sunarto,  secara keseluruhan ditangani Ditreskrimsus Polda Riau dan 12 Polres. Di antaranya, Polres Inhil menangani delapan perkara dengan menjerat sembilan orang tersangka. Lalu, Polres Inhu dan Polres Kepulauan Meranti masing-masing mengusut lima perkara dengan menetapkan lima tersangka, Polres Pelalawan dengan enam perkara dan enam tersangka dan Polres Rohil menangani sebelas perkara dengan dua belas tersangka. 

Kemudian, Polres Bengkalis menetapkan delapan tersangka dari tujuh perkara, Polres Siak mengusut lima perkara dengan menjerat enam tersangka, Polres Dumai menangani sembilan perkara dengan sembilan tersangka. Polres Rohul menetapkan dua tersangka dari dua perkara, Polres Pekanbaru dan Polres Kuansing mengusut masing-masing empat perkara dan menetapkan empat tersangka.

"Ditreskrimsus menangani tiga perkara, dua di antaranya perkara kebakaran lahan di area PT SSS (Sumber Sawit Sejahtera) dan PT TI (Tesso Indah). Dari perkara itu ditetapkan lima orang tersangka," imbuhnya. 

Ditambahkannya,  dari perkara tersebut 60 di antaranya berkas perkara dan tersangka telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau tahap II. Sedangkan, delapan perkara masih dalam tahap I yang mana perkara itu ditangani Ditreskrimsus Polda Riau, Polres Pelalawan, Polres Rohil, Polres Dumai dan Polres Meranti masing-masing satu perkara serta Polres Siak ada tiga perkara. 

"Delapan perkara masih dalam tahap I. Lalu tiga perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh kejaksaan, kita tinggal menunggu pelaksanaan tahap II," ujar Sunarto. 

Untuk diketahui, total luas lahan terbakar ddi Riau selama Januari hingga Oktober 2019 mencapai 9.713,80 hektare. Dari 12 kabupaten/kota, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menjadi wilayahnya paling luas terbakar.(rir) 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

20 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

21 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

2 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

3 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

3 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

3 hari ago