Jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru dan Manajemen PLN berfoto bersama peserta khitanan massal yang didampingi orang tua.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Kantor PLN UP3 Pekanbaru, Rabu (25/6), saat sebanyak 70 anak yatim dan dhuafa mengikuti khitanan massal gratis yang diselenggarakan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Pekanbaru.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu keluarga kurang mampu. Tak sekadar kegiatan sosial, khitanan massal ini juga mengusung semangat untuk membentuk generasi muslim yang bersih dan sehat.
Manager PLN UP3 Pekanbaru Wilsriza menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan semua pihak, terutama kehadiran Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, yang turut menyemangati para peserta dan keluarganya.
“Kami ingin hadir tak hanya sebagai penyedia listrik, tapi juga menjadi bagian dari masyarakat lewat program-program kemanusiaan seperti ini,” ujar Wilsriza.
Wali Kota Pekanbaru juga menyampaikan apresiasinya kepada PLN. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan dampak besar bagi masyarakat, apalagi dilakukan tanpa biaya.
“Semoga kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi pihak lain untuk turut peduli,” ungkap Agung.
Salah satu orang tua peserta, Sugianto (52), tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, anak saya bisa ikut khitanan gratis. Ini sangat membantu kami yang sedang kesulitan ekonomi. Terima kasih PLN,” ucapnya.
Khitanan massal ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan empati tetap hidup di tengah masyarakat, dan PLN hadir bukan hanya untuk menerangi, tapi juga berbagi.
PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…
Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…
Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…
Rezita Meylani menggugat cerai Yopi Arianto di PA Rengat. Proses mediasi berlangsung, namun belum menghasilkan…
Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…
Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…