Categories: Pekanbaru

Enam Siswa Riau Ikuti Seleksi Program Youth Exchange and Study AS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebanyak enam peserta pertukaran pemuda dan studi dari Riau, program Youth Exchange and Study (YES) ke Amerika Serikat (AS) mengikuti seleksi di MAN 2 Pekanbaru, Jalan Diponegoro, Kamis (30/5).

Keenam siswa tersebut terdiri MAN 2 Pekanbaru (3 orang), SMA Cendana Pekanbaru (1 orang), SMA IT Mutiara Duri (1 orang), dan SMA 1 Dumai (1 orang). Keenamnya mengikuti seleksi untuk pertukaran angkatan 2020-2021.

Program YES merupakan kerjasama dari Yayasan Bina Antarbudaya dan Kedutaan Besar AS untuk memberikan beasiswa kepada siswa SMA/sederajat rentang usia 15-17 tahun dari negara-negara dengan populasi muslim yang signifikan termasuk Indonesia, untuk menghabiskan hampir satu tahun pendidikan akademik di Amerika Serikat.

“Di Indonesia ada 20 chapter. Chapter Padang meliputi Sumatera Barat, Jambi, Riau dan Kepulauan Riau,” jelas ketua harian Yayasan Bina Antarbudaya chapter Padang, Rahimah.

2019 ini, Yayasan Bina Antarbudaya chapter Padang menerima 600 calon siswa peserta, 157 finalisasi dan peserta yang terverifikasi 41 orang.  Dari 41 itu, 19 dari Sumbar, 8 Kepri, 8 Jambi, dan 6 dari Pekanbaru. Dari 41 akan disaring lagi menjadi 12 siswa untuk seleksi terakhir ke nasional.

Siswa YES nantinya akan tinggal dengan keluarga angkat, mengikuti sekolah tinggi, terlibat dalam kegiatan sambil belajar tentang AS, memperoleh keterampilan kepemimpinan, dan membantu mendidik AS tentang negara dan budaya.

Rahimah menambahkan ada sekitar 45 negara yang terlibat dalam pertukaran pelajar ke AS. Dari negara-negara tersebut ada sekitar 400 siswa belajar setiap tahunnya. Meskipun ditujukan untuk negara berpenduduk muslim, tidak semua siswa yang ikut beragama Islam. “Ada siswa terseleksi yang beragama lain juga ikut,” tambahnya.

Koordinator Sending Yayasan Bina Antarbudaya, Hengki Nora menjelaskan bahwa program YES di Riau sudah dari sepuluh tahun yang lalu dan sudah ada sekitar 50 alumni. “Sebenarnya program YES sudah dari 2003, namun di Riau tahun 2009,” jelas Hengki yang juga alumni prorgam YES.

Disaat yang sama, siswa SMA IT Mutiara Duri , Rahmatuzzahrah Hayatina mengungkapkan kegembiraannya karena lulus jadi siswa pertukaran dan studi untuk tahun 2019-2020. “Bersyukur bisa menjadi siswa yang ke Amerika, apalagi satu-satunya perwakilan dari Riau,” ungkap Rahmatuzzahrah yang akan berangkat Agustus mendatang.

Hal senada juga diungkapkan salah satu alumni YES 2016, Ramzy Muliawan menceritakan tentang kehidupan di AS selama nyaris satu tahun. “Selain budaya, banyak hal yang dipelajari dan berguna sampai saat ini,” kata Ramzy yang juga alumni MAN 2 Pekanbaru.

Perlu diketahui saat ini masih ada beberapa siswa yang masih menjalani pertukaran pemuda di AS, termasuk perwakilan dari Riau.

Penulis: Eko Faizin
Editor: Rindra Yasin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

15 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

15 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

15 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

15 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

15 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

17 jam ago