Site icon Riau Pos

Rapor Digital untuk Penilaian Optimal Segera Diimplementasikan

rapor-digital-untuk-penilaian-optimal-segera-diimplementasikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Madrasah-madrasah di Pekanbaru, terutama madrasah negeri, segera mengimplementasikan rapor digital. Didorong oleh Kementerian Agama (Kemenag), Rapor Digital Madrasah (RDM) mulai gencar disosialisasikan di sejumlah madrasah. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Pekanbaru, madrasah yang notabene belum lama berdiri juga sudah melakukan sosialisasi RDM tersebut.

Wakil Kepala MAN 3 Pekanbaru Bidang Kurikulum, Dra Hj Ratuded mengatakan, tujuan dari pengembangan RDM ini adalah untuk mewujudkan Madrasah Berbasis Digital dengan pemanfatan teknologi informasi secara optimal. Lewat RDM nantinya, sebut Ratuded, pengelolaan penilaian hasil belajar juga akan lebih efektif dan efisien.

"Madrasah dapat memberi layanan data secara cepat, tepat dan akurat.  Dengan adanya Rapor Digital Madrasah nantinya juga dapat menunjang penilaian hasil belajar siswa dengan lebih optimal," sebutnya belum lama ini.

MAN 3 Kota Pekanbaru menu­rut Ratuded telah melaksanakan sosialisasi RDM pada Rabu (10/11) lalu. Sosialiasai tersebut dilaksanakan di ruang majelis guru dengan pesertanya adalah seluruh guru. Kegiatan sosialisasi ini ditaja lansung Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum dengan mendatangkan pembicara dari luar madrasah.

Pada sosialisasi tersebut diperkenalkan akun masing-masing guru yang menjadi hal yang paling dasar. Lewat akun inilah guru nantinya akan mengelola hasil penilaian pembelajarn siswa. Sementara itu, guru yang juga sebagai wali kelas memliki menu tambahan dan mengimput data-data yang diperlukan untuk proses penilaian akhir peserta didik. Mulai dari data siswa sampai pada penilaian sikap.

RDM ini sendiri menurut Ratuded merupakan penyempurnaan dari Aplikasi Rapor Digital (ARD) yang digunakan sebelumnya. Terdapat pembaharuan yang dilakukan untuk optimalisasi penggunaannya.

"Rapor Digital Madrasah ini sudah terintegrasi dengan pangkalan data EMIS, yang merupakan  sistem pendataan pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Agama. Sehingga validitas data administrasi lebih akurat," tutup Ratuded.(end)

Exit mobile version