Categories: Pekanbaru

Dua Pengedar Sabu Diringkus Tim Opsnal Polsek Tampan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim opsnal Polsek Tampan meringkus dua pengedar narkotika jenis sabu, Kamis (21/10) lalu. Dua tersangka itu adalah TH (36) seorang buruh bangunan, dan SH (44) pedagang kopi. Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti enam paket kecil yang diduga berisi sabu.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi melalui Kapolsek Tampan AKP I Komang Aswatama mengatakan, keduanya berhasil diamankan setelah adanya laporan masyarakat bahwa di sebuah warung kopi milik tersangka, di Jalan Air Hitam, Kecamatan Binawidya, sering terjadi jual beli narkotika.

"Total enam paket kecil yang diduga berisi sabu dengan berat total 1,21 gram yang berhasil kami amankan," kata Kapolsek, Kamis (28/10).

Dijelaskannya, pada saat itu tersangka TH mendatangi warung kopi milik tersangka SH. Saat itu tersangka SH menyerahkan satu bungkus plastik yang berisi enam plastik kecil diduga narkotika jenis sabu.

Saat itu tersangka SH akan keluar untuk berbelanja dan berkata kepada tersangka TH, “kakak mau keluar belanja, ini ada barang nanti kalau ada yang beli kasihkan, harganya seperti biasa ya paket seratus ribu.

"Tersangka TH pun menyimpan bungkusan tersebut di saku celananya sambil menunggu pembeli yang dimaksud. Selang beberapa saat kemudian, tim opsnal yang telah melakukan pengintaian, menangkap tersangka TH.

"Kemudian kami juga mengamankan tersangka SH, pemilik warung," terangnya.

Para tersangka mengaku akan menjual paket sabu tersebut. Mereka menjual dengan harga Rp100 ribu per paket. Mereka juga mengaku, bahwa narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial KV di daerah Pangeran Hidayat.

"Pengakuan mereka KV ini datang ke warung kopi milik tersangka setiap 4 sampai 5 hari sekali. Dengan tujuan menjemput uang hasil penjualan narkotika dan selanjutnya menyerahkan kembali narkotika jenis sabu untuk dijual," pungkasnya.(dof)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Kasus Ikan Mati di Kampar, Nelayan Tunggu Hasil Uji dan Kompensasi

Ikan mati massal di Sungai Tapung, 450 warga terdampak. Nelayan desak kompensasi, hasil uji DLH…

21 menit ago

Lubang Menganga di Jalan Penganyoman, Pengendara Terancam Celaka

Lubang besar di Jalan Penganyoman Rohul ancam keselamatan pengendara. Warga minta segera diperbaiki, PUPR pastikan…

40 menit ago

Lapak PKL di Pekanbaru Ditertibkan, Trotoar Kembali untuk Pejalan Kaki

Satpol PP Pekanbaru tertibkan puluhan lapak PKL di Kecamatan Sail karena ganggu trotoar dan estetika…

1 jam ago

Pemprov Riau Tegaskan Tak Ada Pengangkatan Tenaga Ahli Desa, Ini Penjelasannya

Pemprov Riau tegaskan tidak ada pengangkatan tenaga ahli desa, melainkan tim asistensi untuk dukung program…

1 jam ago

Pasar Subuh Inhil Bakal Pindah, Pemkab Siapkan Fasilitas Lebih Nyaman

Pemkab Inhil siapkan relokasi Pasar Subuh ke lokasi baru dengan fasilitas lebih lengkap demi kenyamanan…

1 jam ago

30 Korban Mengadu, Kasus Dugaan Pelecehan di Unri Masuk Tahap Pemeriksaan

Kasus dugaan pelecehan di Unri berkembang, 30 korban melapor. Satgas PPKPT lakukan pemeriksaan dan pendampingan…

1 jam ago