Penyerahan bantuan mobil ambulans dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada Yayasan Profesional Afisi Sabri, Kamis (24/7/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan satu unit ambulans kepada Yayasan Profesional Afisi Sabri, melalui program BRI Peduli dalam skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Penyerahan dilakukan di Pekanbaru, Riau, pada Kamis (24/7) dan berlangsung dalam suasana haru dan penuh rasa syukur.
Ambulans tersebut diharapkan dapat menunjang layanan kemanusiaan, khususnya dalam bidang kesehatan, bagi masyarakat pra-sejahtera yang membutuhkan transportasi medis darurat.
“Ini merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga ambulans ini bisa mempercepat akses layanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat,” ujar Regional CEO BRI Pekanbaru, Dian Kesuma Wardhana.
Yayasan Profesional Afisi Sabri dikenal aktif memberikan layanan kesehatan bagi warga kurang mampu di Pekanbaru dan sekitarnya. Bantuan dari BRI ini memperkuat sinergi antara dunia perbankan dan masyarakat sipil dalam membangun pelayanan sosial yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
BRI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program TJSL yang berdampak langsung dan berkesinambungan, sejalan dengan upaya menciptakan nilai ekonomi sekaligus sosial di seluruh Indonesia.
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…
Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…
Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…
Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…
Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…
Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…