Pengunjung menandatangani petisi penolakan RUU PKS di kawasan car free day Pekanbaru, Ahad (28/7/2019). (EVAN GUNAWAN/ RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pekanbaru melakukan orasi penolakan terkait rancangan undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) saat car free day (CFD) di Jalan Sudirman, Ahad (28/7).
Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) Febriano Dila, aksi tersebut merupakan inisiasi dari Badan Pemberdayaan Perempuam KAMMI Pusat. Dalam orasinya Dila menyatakan penolakan RUU PKS yang dicanangkan oleh Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyar Republik Indonesia (DPR RI).
“Kami menolak RUU PKS,†tegas Dila. Dila mengungkapkan, alasan penolakan tersebut didasari dari RUU yang dinilai bertentangan dengan Pancasila dan norma agama yang ada di Indonesia.
“RUU tersebut berpotensi memberikan ruang bagi perilaku seks bebas dan perilaku seks menyimpang yang bertentangan dengan Pancasila dan norma agama,†kata Dila
Selain itu, Dila juga menyampaikan RUU PKS dirasa berpihak pada feminisme dan berprespektif liberal. “RUU ini dinilai pro feminimisme dan liberalisme atas kebebasan seksual itu sendiri,†pungkasnya.
Tak hanya itu, Dila juga menyebutkan akan ada aksi yang sama di seluruh daerah di Indonesia yang menyuarakan penolakan RUU PKS hingga tanggal 30 Juli mendatang.
Sementara itu, dalam aksi tersebut massa tak hanya menyuarakan orasi di tengah jalan, tetapi juga memberikan selebaran kepada pengunjung CFD serta melakukan penandatanganan petisi penolakan RUU PKS.(*2/jrr)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.