Categories: Pekanbaru

Tinggal 300 Meter di Exit Tol

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengerjaan pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang hingga saat ini masih terus dilakukan. Pengerjaan saat ini masih difokuskan pada area sekitar pintu masuk tol dari arah Pekanbaru yang lahannya baru saja selesai dilakukan ganti rugi.

Asisten II Setdaprov Riau M Job Kurniawan mengatakan, pengerjaan pembangunan jalan tol di sekitar pintu masuk dari arah Pekanbaru, tepatnya di daerah Sungai Pinang tersebut dikarenakan proses ganti rugi lahan baru selesai dilakukan. Di mana sebelumnya sempat terjadi penolakan oleh warga dikarekan harga harga ganti rugi yang dinilai tidak sesuai.

"Hingga saat ini masih terus dikerjakan, informasi yang kami dapatkan sebelum Idulfitri tahun ini, Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang sudah dapat dilalui atau fungsional," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, lokasi pengerjaan di daerah Sungai Pinang tersebut awalnya sepanjang 700 meter dan saat ini hanya tinggal menyisakan 300 meter saja yang sedang dikerjakan. Pada lokasi tersebut juga dibangun exit tol, di mana nantinya exit tol ini juga akan digunakan sementara untuk masuk Tol Pekanbaru-Bangkinang. Dikarenakan lahan yang akan dibuat untuk pintu tol saat ini lahannya belum dibebaskan akibat masuk kawasan hutan.

"Sekarang yang masih dikerjakan tinggal 300 meter lagi. Jadi nanti sementara masuk tol lewat exit tol di Sungai Pinang. Karena pintu tol di daerah Pondok Pesantren Gontor belum selesai akibat masih menunggu pelepasan dari kawasan hutan," ujarnya.

Terkait rencana peresmian tol yang informasinya akan dilaksanakan pada Maret ini, pihaknya belum mendapat kepastian soal hal tersebut. Pasalnya pihaknya belum mendapatkan informasi dari pemerintah pusat.

"Informasi awal memang Maret akan diresmikan Pak Presiden, tapi sampai saat ini kami belum dapat informasi lebih lanjut. Biasnya nanti kalau sudah dekat hari pelaksanaan, kami diberi informasi," sebutnya. 

Dijelaskan M Job, memang ganti rugi atau pembebasan lahan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang sempat bermasalah akibat tidak terjadi kesepakatan antara pemerintah dengan masyarakat. Namun setelah dilalukan penghitungan ulang, akhirnya didapati kesepakatan. Pembahasan tersebut juga dilakukan bersama pihak  Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Riau dan Kejati Riau.

"Pemprov Riau yang diwakili Pak Sekda bersama Kepala BPN dan Wakil Kejati Riau saat itu langsung membahas ruas jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang belum dibebaskan. Dan sudah didapatkan kesepakatan," katanya.(gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

5 jam ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

6 jam ago

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…

8 jam ago

16 ASN Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik, Wako Agung: Kinerja Akan Terus Dievaluasi

Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…

9 jam ago

Masih Nekat Buang Sampah Sembarangan, 29 Pelanggar di Pekanbaru Ditindak DLHK

DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…

9 jam ago

Aksi Standing di Jembatan Rantau Berangin Berujung Petaka, Pemuda Kampar Jatuh ke Sungai Kampar

Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…

9 jam ago