118-wbp-pekanbaru-terima-remisi-khusus-natal
KOTA (RIAUPOS.CO) – Hari Raya Natal merupakan hari yang penuh dengan kebahagiaan bagi umat Nasrani. Kebagiaan itu pun ikut dirasakan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru.
Sebanyak 118 orang WBP pemeluk agama Kristen dan Katolik di Rutan Kelas I Pekanbaru menerima remisi khusus Natal 2021. Dari 118 tersebut, 5 orang di antaranya mendapatkan remisi khusus (RK) II atau langsung bebas. Dan 113 mendapat RK I atau mendapatkan pengurangan masa tahanan mulai 15 hari, 1 bulan dan 1 bulan 15 hari.
Pemberian remisi khusus ini langsung diberikan oleh Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, M Lukman kepada perwakilan warga binaan yang mendapatkan remisi, Sabtu (25/12) kemaren.
M Lukman mengatakan, walaupun pada kesempatan kali ini warga binaan tidak dapat merayakan Natal bersama keluarga namun para warga binaan tetap dapat merasakan kehadiran Tuhan di tengah-tengah mereka. "Mari kita bersama-sama berdoa agar pandemi ini segera berlalu agar warga binaan dapat bertemu kembali dengan keluarganya," ujar M Lukman.
Karutan menambahkan, remisi khusus Natal merupakan salah satu hak warga binaan yang diberikan kepada WBP yang beragama Kristen dan Katolik yang telah memenuhi syarat administratif dan substansif sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Saya mengucapkan terima kasih karena selama ini WBP Kristiani telah menunjukkan perilaku baik," pungkasnya.(dof)
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…