Categories: Pekanbaru

Pemko Diminta Tuntaskan Vaksin Lansia

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Vaksinasi Covid-19 di Kota Pekanbaru masih terkendala di  kategori  lanjut usia (lansia). Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama minta Pemko Pekanbaru dapat menuntaskan target vaksinasi lansia ini dengan melibatkan semua lini. 

"Vaksinasi lansia harus rampung di akhir tahun 2021 ini. Maksimalkan semuanya,'' kata Ginda, Senin (27/12). 

Sebelumnya Wali Kota Pekanbaru Firdaus sudah menegaskan agar Satgas Covid-19 untuk menggesa vaksinasi bagi lansia guna mengejar target hingga akhir tahun ini.

Selain itu, kepala puskesmas (kapus) juga diminta aktif mendata warga lansia yang belum mendapat vaksin di wilayah kerja masing-masing. 

"Kepada camat, lurah, dan Kapus mendata orang tua (lansia) yang ada di wilayahnya. Pastikan mereka sudah di vaksin atau belum di vaksin,"kata Wako. 

Sebagaimana informasi dari Dinas Kesehatan Pekanbaru sebanyak  703.236 warga telah mendapat vaksin tahap pertama. Dan 144.489 orang dalam antrean mendapatkan dosis kedua. "Kami minta Diskes dan Satgas Covid-19 harus bekerjasama dengan pihak kelurahan untuk mendapatkan data Lansia, sehingga target vaksinasi lansia di Pekanbaru bisa terpenuhi,"pinta politisi Gerindra ini. 

Ginda juga meminta supaya Dinas Kesehatan Pekanbaru dan jajaran serta dan Satgas Covid-19 harus bekerja lebih keras lagi untuk dapat mencapai target vaksinasi kota Pekanbaru. Disampaikan Ginda lagi, sesuai hasil kordinasi DPRD Pekanbaru dengan Dinkes dan RSD Madani, untuk stok vaksin masih aman.

"Pihak kecamatan harus aktif memberikan data ke Dinkes, sehingga jika dilokasi tersebut banyak Lansia yang belum divaksin maka diutamakan didaerah tersebut untuk mendapatkan vaksinasi, maksimalkan cara door to door,"ujarnya.

Untuk dapat memenuhi target ini, diminta tak juga semua dapat bersinergi dengan baik untuk target vaksinasi. "Artinya, jangan menunggu panggilan Pak Wali kota dulu baru sibuk, jangan begitu. Mari sama-sama kita sukseskan program ini supaya Pekanbaru bisa ke level 1,"pungkasnya. 

Ginda juga berharap pada 2022 mendatang, diketahui untuk vaksinasi Riau itu sudah diatas 70 persen.  Tentu berharap di awal tahun bantu semua dapat tercapai. "Tentu besar harapan 2022 virus ini melandai ,  lalu hilang dengan kita semua tetap patuhi prokes. Sehingga aktivitas bisa kembali normal seprti sebelum ada Covid-19, " harapnya.(gus) 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

16 jam ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

18 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

19 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

20 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

20 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

23 jam ago