Categories: Pekanbaru

Lahan Jalan Tol di Kampar Mulai Dibebaskan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Proyek jalan tol Pekanbaru – Padang seksi 1 yang berada di wilayah Kabupaten Kampar mulai dikerjakan. Jalan masuk tol berada di Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang Km 29, Desa Kualu Nenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Jalan tol seksi I Pekanbaru-Bangkinang adalah bagian dari jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Padang dengan Pekanbaru. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Yusri juga membenarkan dimulainya pengerjaan ini. Namun dirinya menyebutkan saat ini, di sisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar, baru dimulai pembebasan lahan.

"Sekarang sedang mendata lahan-lahan yang dilalui jalan tol itu untuk dibebaskan. Sudah kami kumpulkan masyarakat di kantor camat beberapa waktu lalu terkait ganti rugi, lagi dihitung, baru pemetaan awal. Namun pengembang tetap bekerja pada lahan yang sudah diperuntukkan di Kualu Nenas itu," sebut Yusri, Rabu (27/11).

Pemkab Kampar menurut Yusri menyambut baik bakal dibangunnya jalan tol Pekanbaru-Padang itu melalui Kampar. Dari Kualu Nenas, jalan bebas hambatan ini akan melewati Bukit Sembilan, Tapung, Telo dan  XIII Koto Kampar. Kampar sendiri kebagian empat titik exit tol. Selain Kualu Nenas, ada resta area di Tapung, exit tol Telo dan XIII Koto Kampar.

"Kehadiran jalan tol melewati Kampar ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kampar secara ekonomi, wisata dan tentunya keuntungan dari sisi transportasi, kita semua harus dukung. Makanya kami mengimbau masyarakat untuk bekerjasama ikut bersumbangsih dalam pembangunan jalan tol ini," sebut Yusri. Namun Yusri belum menjelaskan teknis detail ganti lahan masyarakat yang dilewati proyek nasional tersebut.

Yang cukup berdampak signifikan menurut Yusri adalah transportasi arus barang dan orang. Hal ini akan membuat perdagangan dan pariwisata di Kampar ikut berkembang pesat. Giat pengembangan wisata, khususnya di XIII Koto Kampar yang saat ini destinasi wisatanya menjamur akan ditingkatkan.

"Di sana akan ada pintu tol dan banyak destinasi wisata baru yant sedang berkembang. Pengembangannya nanti akan menyesuaikan dengan master plan. Kami berharapkan semua destinasi yang muncul baru ini, akan terus dikembangkan," tutup Yusri.(gem)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Bangkinang

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

15 jam ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

15 jam ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

16 jam ago

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…

16 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

16 jam ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

17 jam ago