Categories: Pekanbaru

Giliran Sekko Dimintai Keterangan

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) — Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan Video Wall di Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandiaan Kota Pekanbaru senilai Rp4,4 miliar, kembali berlanjut. Setelah, mantan Plt BPKAD, Alex Kurniawan dan mantan Kepala Inspektur, Azmi. Kali ini, giliran Sektetaris Kota (Sekko) Pekanbaru, M Noer MBS yang dimintai keterangan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Seperti yang terjadi di Jalan Melati dan beberapa ruasa jalan lainnya seperti di Jalan Tanjung, Jalan Kemboja, Jalan Kijang di wilayah Kecamatan Sukajadi.  

Bahkan sebelumnya, hal tersebut menuai protes dari sejumlah masyarakat. Terutama proyek pembangunan IPAL di Jalan KH Ahmad Dahlan dan Jalan Teratai, tepatnya simpang Imigrasi menuai protes masyarakat.

Selain merugikan pengguna jalan, proyek tersebut juga merugikan masyarakat yang berdagang di sepanjang jalan tersebut. Setidaknya sepanjang jalan dari persimpangan Kantor Imigrasi hingga menuju belakang Kantor Camat Sukajadi ada 5 pedagang makanan yang terkena imbasnya.

Warga sekitar pembangunan IPAL sudah pernah melakukan protes, dengan memasang sepanduk di sekitar proyek tersebut. Dalam spanduk tersebut warga menyesalkan lambannya proses pengerjaan IPAL yang berujung matinya usaha pedagang yang biasa berjualan di sana. Selain kecamaten juga banyak debu kalau musim panas.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, bekas galian proyek pembangunan IPAL di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru akan kembali di aspal. Namun, sebelum dilakukan pengaspalan akan dilakukan beberapa pengujian seperti melihat kemiringan setelah dilakukan pemasangan, menguji kekerasan tanah dan lain-lain. 

"Bekas galian akan kembali di aspal, tetapi sebelum diaspal dilakukan pengujian dulu," ujarnya 

Keluhan dari masyarakat tersebut juga banyak diterima oleh Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi. Ia mengakui banyak menerima keluhan masyarakat terkait pembangunan IPAL di beberapa ruas jalan di wilayah Kecamatan Sukajadi.

Merespon keluhan masyarakat tersebut, Ayat Cahyadi mengklaim telah memerintahkan OPD terkait untuk segera merespon keluhan masyarakat tersebut. Namun, meski banyak mendapat keluhan dari masyarakat dirinya mendukung proses pembangunan IPAL.(dof)
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

13 jam ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

13 jam ago

Libur Sekolah Makin Seru, Khas Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Menginap Mulai Juli

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…

1 hari ago

UAS Sempat Dihadang di Kutai Barat, Syahrul Aidi Minta Polisi Bertindak Proaktif

Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…

1 hari ago

Jangan Sampai Terlewat! Daftar Ulang SPMB SD Negeri Hanya Digelar Dua Hari

Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…

1 hari ago

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

1 hari ago