Foto bersama: Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Dr H Mubarak MSi (tiga kanan) berfoto bersama salah seorang wisudawati yang mendapat nilai terbaik, Sabtu (26/10/2019). PRAPTI DWI LESTARI/RIAU POS
(RIAUPOS.CO) — UNIVERSITAS Muhammadiyah Riau (Umri) resmi melepas 396 orang lulusannya, pada sidang terbuka senat, dalam rangka wisuda sarjana dan diploma III. Peserta wisudawan berasal dari 7 fakultas dan 15 program studi.
Ketua Senat Akademik yang juga Rektor Umri Dr H Mubarak MSi mengatakan, dengan dilepasnya 396 orang mahasiswa tersebut, maka hingga 2019 jumlah lulusan Umri sudah mencapai 3.224 orang. Pihaknya bersyukur karena ini merupakan prestasi tersendiri.
“Kali ini Umri mempersembahkan 396 lulusannya dari 7 fakultas, 15 program studi sebagai sumber daya manusia yang akan mengisi pembangunan bangsa ke depannya,” ujarnya, Sabtu (26/10).
Dia juga menambahkan, bahwa pada tahun ajaran baru, Umri menerima 2.130 mahasiswa baru, sehingga total mahasiswa Umri saat ini telah mencapai lebih dari 8.000 mahasiswa. Ini menjadi suatu prestasi tersendiri baginya, sebab Umri terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.
“Dalam usia ke 11, Umri telah banyak mencapai kemajuan pesat dibidang kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian masyarkaat, kreativitas mahasiswa dan keterpenuhan sarana dan prasarana akademik. Namun untuk menghadapi mgtrend tahun 2045, kami tidak boleh puas dengan capaian saat ini. Oleh karena itu kami harus mulai mempersiapkan visi baru untuk mencapai generasi emas Indonesia tahun 2045,” tuturnya.
Mubarak juga turut memberi selamat kepada para mahasiswa yang telah resmi lulus dari kampus beralmamater hijau tersebut. Kemudian Rektor juga membacakan beberapa bait pantun serta menmanjatkan doa sebagai penutup.
“Selamat atas keberhasilan wisudawan/wisudawati dalam menyelesaikan studi di Umri. Selamat juga buat orang tua/wali, atas keberhasilannya menghantarkan putra dan putrinya mencapai keberhasilan dalam menempuh pendidikan tinggi di Umri,” tutupnya.(ksm)
Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…