Categories: Pekanbaru

IPAL Dikeluhkan, Kontraktor Dipanggil

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — KELUHAN masyarakat terhadap proyek pembangununan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kecamatan Sukajadi terus terdengar. Tak hanya merusak badan jalan. "Saat ini untuk menindaklanjuti beberapa keluhan masyarakat, mengenai pelaksanaan proyek ini, kita sudah merampungkan pekerjaan (pengaspalan kembali) di beberapa lokasi. Di antaranya Jalan Zebra, Jalan Sawai, Jalan Ketitiran, Jalan Nuri dan Jalan Belibis di Kecamatan Sukajadi," kata Lutfhi. 

Selain itu, lanjutnya, beberapa lokasi yang sudah dilakukan penggalian dan pemasangan pipa, juga sudah dipasang slab beton perkerasan jalan, agar memudahkan akses warga, yang sering melintas di lokasi bekas pekerjaan. 

"Seluruh lokasi yang sudah dipasang slab beton, akan segera dirampungkan oleh pihak kontraktor dengan pengaspalan. Semuanya sesuai progres kerja," tambahnya. 

Lebih lanjut disampaikan, hingga 24 November 2019 kemarin, pihak kontraktor sudah melakukan pekerjaan penggalian dan pemasangan pipa sepanjang 5,4 km. Sedangkan panjang lokasi yang sudah dilakukan perbaikan kembali dengan slab beton perkerasan jalan yakni 5,2 km. 

"Berarti ada 200 meter lokasi pekerjaan yang nantinya akan dilakukan perbaikan jalan kembali, dan secepatnya dilakukan oleh pihak kontraktor agar dapat segera rampung," katanya. 

Proyek pembangunan perpipaan air limbah Kota Pekanbaru merupakan program Pemko Pekanbaru. Pelaksanaan pekerjaannya dengan 3 macam, yang berfungsi untuk mengalirkan air limbah dari perumahan warga menuju ke sistem IPAL. Tiga jaringan tersebut jaringan primer, jaringan sekunder, dan jaringan tersier. 

Pada proses pembangunan jaringan IPAL di Pekanbaru, khususnya di Kecamatan Sukajadi, sudah dilakukan proses konstruksi pertama pada tanggal 27 Maret 2019 di Jalan Zebra, Kelurahan Kampung Melayu. Ini dilakukan dengan penggalian dan pemasangan pipa yang nantinya akan menjadi jaringan sekunder IPAL

Selanjutnya pemasangan IPAL jaringan sekunder, dilanjutkan ke jalan Nuri, Jalan Sawai, Jalan Merak, Jalan Ketitiran, dan beberapa jalan di Kampung Tengah yakni Jalan Intan Korong, Jalan Pahlawan, Jalan Mangga I Gg Keluarga, Jalan Tanjung dan beberapa jalan lainnya. 

Jaringan sekunder ini nantinya, akan terhubung ke rumah-rumah warga melalui distribusi jaringan tersier, yang konstruksinya juga sedang dalam proses pengerjaan oleh kontraktor. 

Ditambahkannya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk bekerja sama dengan PT Karaga dipercaya oleh Kementrian PUPR untuk menyukseskan program Metropoltan Sanitation Management Investment Project (MSMIP) Kota Pekanbaru.(yls)

Laporan AGUSTIAR, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tanpa Konflik, PTPN IV PalmCo Pulihkan 223 Hektare Aset Negara

PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…

6 jam ago

Daihatsu Gran Max Tampil di GIICOMVEC 2026, Jadi Andalan Pelaku Usaha

Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…

7 jam ago

IMA Pekanbaru Satukan Member Lewat Halalbihalal dan Program Baru

IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.

7 jam ago

Ratusan Dapur Beroperasi, Program MBG Jangkau 1,5 Juta Warga Riau

Program MBG di Riau telah menjangkau 1,5 juta warga. Selain meningkatkan gizi, program ini juga…

8 jam ago

Pemilihan RT/RW di Pekanbaru Hampir Tuntas, Pelantikan Segera Digelar

Pemilihan RT/RW di Pekanbaru hampir selesai. Pemko siapkan pelantikan serentak usai masa sanggah untuk menjamin…

8 jam ago

Dentuman DJ Ganggu Warga, Pedagang Kuliner Malam Ditegur

Satpol PP Pekanbaru menegur pedagang kuliner malam yang memutar musik DJ karena dinilai mengganggu kenyamanan…

8 jam ago