Categories: Pekanbaru

Insentif Nakes Dibayarkan hingga Juni

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Para tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19 di Riau mulai dapat bernafas lega. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan seluruh insentif tenaga kesehatan di kabupaten/kota sudah teranggarkan enam bulan, dan terbayarkan sampai bulan Juni 2021. 

Ketua Tim Asistensi Percepatan Realisasi APBD Riau dan Kabupaten/Kota, Syahrial Abdi mengatakan, hal tersebut diketahui dari hasil asistensi APBD kabupaten/kota se-Riau, khususnya terkait anggaran insentif nakes yang menangani Covid-19.

"Kami sudah lakukan esistensi seluruh kabupaten/kota. Terkait dengan insentif tenaga kesehatan, semua kabupaten dan kota memastikan bahwa insentif tenaga kesehatan nya sudah teranggarkan enam bulan, dan terbayarkan sampai bulan Juni 2021," katanya.

Syahrial juga menjelaskan, dari konfirmasi pihaknya dengan 12 kabupaten/kota di Riau, dengan insentif nakes sudah terbayarkan sampai Juni 2021, maka tambahan penghasilan pegawai (TPP) sudah bisa dibayarkan kepada aparatur sipil negara (ASN) di masing-masing daerah. 

"Artinya semua kabupaten/kota sudah memenuhi kriteria yang ditentukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Karena ada instruksi, jika TPP bisa dibayarkan setelah insentif nakes dibayarkan," ujarnya.

Lebih lanjut Syahrial menjelaskan, insentif nakes tersebut bersumber dari APBD masing-masing kabupaten/kota. Hal itu tertuang di Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 17/2021.  

"Sesuai PMK itu ada kewajiban 8 persen dari DAU untuk penanganan Covid-19. Itu yang kemarin diminta untuk dilakukan refocusing, dan itu wajib dilakukan kabupaten/kota," jelasnya. 

"Artinya kalau refocusing 8 persen itu wajib, maka tidak ada alasan insentif nakes tidak terbayarkan. Kemudian itu harus dilaporkan setiap pekannya ke Kemenkeu dan Kemendagri," sambungnya.(sol)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

7 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

7 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

8 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

8 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

8 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

9 jam ago