Categories: Pekanbaru

Penyediaan Air Bersih Dibagi 4 Zona

PEKANBARU (RIAU POS. CO) — UPAYA percepatan dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Langkah yang diambil adalah membagi Pekanbaru ke dalam empat zona.

Pelayanan air bersih Kota Pekanbaru sendiri saat ini baru memenuhi 10 persen dari kebutuhan masyarakat. Padahal, sesuai target nasional tahun 2015, angka ini seharusnya sudah di atas 15 persen.

Demikian dikatakan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT akhir pekan lalu.
 
’’Ini sangat tertinggal jauh dari kebutuhan yang mestinya sesuai target nasional tahun 2015, kita sudah di atas 15 persen. Oleh sebab itu, untuk percepatan penyediaan air bersih ini, kita bagi Pekanbaru menjadi empat zona,’’ jelas dia.

Dirincikan, zona pertama yang merupakan zona eksisting dikelola langsung oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak Pekanbaru.

 ’’Pengelolaannya nanti dengan sistem kerjasama dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan. Yaitu dengan sistem KPBU (kerjasama pemerintah dan badan usaha. Red). Ini telah melalui tahapan panjang dan sekarang sudah siap untuk tender yang juga bekerjasama dengan PT PII dan PT SMI serta Kementerian Keuangan,’’ urainya.

Selanjutnya, zona kedua disebut Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Pekanbaru-Kampar.
Pada zona ini, untuk air baku yang akan diolah menjadi air bersih bersumber dari Sungai Kampar
.
 ’’Sekarang juga persiapan tender. Ini tender prakarsa yang diprakarsai oleh BUMD provinsi dengan perusahaan nasional dengan kapasitas 1.000 liter per detik,’’ paparnya.

Kemudian, zona tiga di wilayah Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir. Di sini pengelolaan air bersih akan bekerjasama dengan PT Potum Mundi Infranusantara yang merupakan perusahaan asal Indonesia.
’’Di kota-kota di Indonesia, mereka sudah banyak beroperasi. (PT POTUM-red) ini juga grup dari perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur lainnya termasuk jalan tol, pelabuhan dan sebagainya,’’ imbuhnya.

Sedangkan kawasan percepatan penyediaan air bersih zona keempat merupakan kawasan Tenayan Raya. Kawasan Tenayan ini akan menjadi pengembangan SPAM tersendiri mengingat Tenayan merupakan juga kawasan industri di Kota Pekanbaru. ’’Mudah-mudahan minat investor dapat kita fasilitasi dan kita juga harus menjadi tuan rumah yang baik,’’ singkatnya.(ksm)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago