Categories: Pekanbaru

Membahayakan, Dishub Kota Pekanbaru Imbau Warga Tak Bermain Petasan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Yuliarso berharap agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah dengan nyaman dan aman nantinya. Untuk itu, guna meminimalisir potensi yang dapat membahayakan keselamatan, dirinya mengimbau agar warga masyarakat  atau pun anak- anak tidak bermain petasan. 

”Kami mengimbau agar warga tidak bermain petasan, seperti di permukiman atau dekat jalan umum. Imbauan ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat ledakan petasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Yuliarso, Selasa (26/3).

Menurutnya, suara petasan yang meledak bisa mengagetkan pengendara yang lewat. Saat kaget, pengendara berpotensi refleks menginjak atau menarik gas kendaraannya, banting setir atau rem mendadak. Apabila hal tersebut terjadi, maka kecelakaan kendaraan bisa saja terjadi yang mengakibatkan kerugian materil maupun luka-luka hingga mengancam nyawa.

”Untuk itu kita mengimbau masyarakat agar jangan bermain petasan di permukiman atau dekat jalan raya atau jalan umum. Karena bisa mengakibatkan kecelakaan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ucapnya.

Lanjutnya, petasan juga bisa mengakibatkan luka bakar, kerusakan pendengaran hingga kebakaran. Contoh kasus kebakaran dan ledakan yang berujung melayangkan nyawa akibat bermain petasan pun sudah pernah terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Kota Pekanbaru.

Ditambahkannya, masih banyak cara yang lain yang bisa dilakukan tanpa harus menyalakan petasan. Misalnya, menggelar kegiatan yang lebih bermanfaat, atau bermain permainan lain yang tidak berpotensi bahaya. ”Kita tidak perlu (bermain petasan, red),” imbaunya.(dof)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tragedi Pagi di Pekanbaru, Rosdiana Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibacok Mantan Suami

IRT di Pekanbaru tewas diduga dibacok mantan suami. Polisi mengamankan pelaku dan sebilah parang dari…

9 jam ago

Terjebak Perangkap, Monyet Liar yang Diduga Serang 18 Warga Masih Diperiksa

Monyet liar tertangkap setelah diduga menyerang 18 warga Tembilahan. BBKSDA masih memastikan apakah satwa itu…

15 jam ago

Kasus Korupsi Dana PI 10 Persen PHR Bergulir, Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Baru

Kejati Riau menetapkan 9 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana PI 10 persen PHR…

16 jam ago

Teror Monyet Berakhir, Dokter Hewan Ungkap Dugaan Alasan Satwa Ini Menyerang Warga

Monyet penyerang 18 warga di Tembilahan akhirnya ditangkap. Dokter hewan mengungkap sejumlah dugaan penyebab satwa…

16 jam ago

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

1 hari ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

2 hari ago