Categories: Pekanbaru

Sempat Tabrak Petugas, Pelaku Ditembak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil mengungkap tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) baterai tower Telkomsel di Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Satu orang pelaku berinisial DR terpaksa dilumpuhkan. Itu setelah pelaku berusaha kabur dan menabrak salah seorang petugas saat penangkapan. Hal ini terungkap dalam ekspose yang digelar Ditreskrimum Polda Riau, Kamis (25/1).

Direktur Ditreskrimum Kombes Pol Asep Darmawan mengatakan, terdapat dua orang pelaku dalam kasus ini. Yakni DR dan SH diduga terlibat dalam tindak pidana Curat di Kabupaten Kampar tersebut.

Dari hasil penyelidikan petugas, pelaku DR tertangkap kamera CCTV saat melancarkan aksi pencurian baterai tower milik provider Telkomsel dengan cara memanjat pagar. “Saat dilakukan penyelidikan dan penangkapan, dicurigai dua orang pelaku inisial SH dan DR sedang mengendarai motor metik di derah Kandis-Minas Km 26,” ujar Kombes Pol Asep Darmawan.

Lanjut Kombes Asep, petugas gabungan mencoba mengejar pelaku hingga ke gerbang pintu Tol Pekanbaru-Dumai. Saat dilakukan penghadangan, pelaku mencoba melukai petugas dengan cara menabraknya.

“Petugas sudah melepaskan tembakan peringatan agar pelaku berhenti, tapi tidak dihiraukan, petugas ditabrak hingga mengalami patah jari kaki kanan. Selanjutnya petugas memberikan tindakan tegas terukur kepada satu orang pelaku inisial DR. Namun ia masih sempat kabur,” terang Asep.

Selang beberapa hari setelah insiden penembakan, Polda Riau mendapat kabar dari salah satu RS di Pekanbaru kalau pelaku DR tengah mendapatkan perawatan di RS dimaksud. Pihaknya kemudian langsung melakukan pengecekan. Ternyata memang benar, pelaku sedang operasi karena ada proyektil peluru dari dalam perut pelaku yang sudah dikeluarkan pihak RS.

“Setelah kondisi pelaku DR membaik, kami akan lakukan rujukan dan parawatan di RS Bhayangkara Polda Riau,” sambung Asep.

Terkait adanya informasi DR usai ditembak dibiarkan begitu saja, Kombes Asep membantah hal tersebut. Sebab, saat diberikan tindakan tegas terukur, pelaku masih melarikan diri dan masuk RS diantar pihak keluarga. Pihaknya memastikan tidak mungkin membiarkan begitu saja.

“Jadi informasi yang beredar itu tidak benar. Sedangkan satu orang rekan pelaku inisial SH sedang dalam pengejaran pihak kepolisian,” paparnya.

Kombes Asep juga menyampaikan harga baterai tower Telkomsel tersebut berkisar di harga Rp50-60 juta. Pihak Telkomsel mengaku sudah sering kehilangan baterai towernya.”Atas perbuatannya, pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara diatas 5 tahun,” pungkasnya.(gem)

Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru

 

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

3 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

3 hari ago