Categories: Pekanbaru

Penertiban Pedagang Plaza Sukarami Bertahap

KOTA (RIAUPOS.CO) — Meskipun sudah pernah dilakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di sekitar Plaza Sukarami tepatnya di Jalan HOS Cokroaminoto beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini masih ada ditemukan pedagang yang tetap berjualan di lokasi tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengatakan, memang pihaknya masih memberikan tenggang waktu kepada pedagang untuk berjualan di lokasi tersebut maksimum hingga triwulan pertama 2020. Atau hingga Maret tahun depan.

"Pemindahan pedagang itu berproses, memang belum bisa secara langsung. Tapi sudah kami beri batas waktu, bahwa paling lama akhir triwulan pertama 2020 sudah harus pindah semua," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, pada akhir Desember ini, para pedagang juga sudah mulai ada yang pindah ke dalam plaza. Dimana, yang sudah boleh masuk ke dalam plaza yakni yang lokasinya sudah siap dibangun.

"Yang sudah siap losnya, dipersilakan masuk. Jadi kita tidak bisa langsung paksakan semuanya, karena kalau losnya belum siap tapi sudah disuruh pindah. Nanti mereka berhenti berdagang, kan kasihan juga nanti perekonomiannya tidak jalan," sebut Firdaus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemko Pekanbaru, Selasa (19/11) mulai merelokasi atau memindahkan pedagang Plaza Sukaramai dari tempat penampungan sementara (TPS) Jalan HOS Cokroaminoto. Pemindahan dilakukan karena akan dilakukan pembangunan lobi atau teras Sukaramai Trade Center (STC) arah jalan tersebut.

Ke-44 pedagang yang direlokasi adalah mereka yang kiosnya berada pada sisi Jalan HOS Cokroaminoto. Relokasi dilakukan dengan menempatkan pada pedagang ke kios yang masih kosong di sekitar Plaza Sukaramai tersebut.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bangunan Bersejarah Rohul Dibersihkan, Pj Sekda Ajak Hidupkan Goro

Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…

11 jam ago

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

14 jam ago

30 Ton Ikan Mati, DPRD Minta DLH Transparan Soal Sungai Tapung

DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…

14 jam ago

BPNT Segera Cair di Meranti, 41 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…

14 jam ago

Mulai Jumat Ini, ASN Kuansing Kerja dari Kecamatan, Wajib Naik Sepeda!

Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…

15 jam ago

146 Peserta Berebut Beasiswa Penuh YPCR 2026, Ini Tahapan yang Harus Dilewati

146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…

15 jam ago