PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru atau Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengimbau agar perusahaan hingga instansi bisa menyediakan sarana hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengimbau kepada pihak perusahaan seperti mal, pemilik badan usaha, pertokoan, perkantoran, pusat pendidikan, pasar tradisional atau pasar modern, perumahan serta lingkungan perumahan padat penduduk, minimal menyediakan hydrant di lingkungan mereka.
”Kami mengimbau agar memperhatikan ketersediaan hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran. Kita lebih baik mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Burhan Gurning kepada Riau Pos, Rabu (25/9).
Selain itu, Burhan Gurning juga meminta kepada seluruh warga agar selalu waspada di saat musim kemarau kali ini dengan tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk, lapangan luas yang ditumbuhi rumput ilalang agar tidak terjadi kebakaran besar yang diakibatkan kelalaian kita sendiri.
”Kami juga mengimbau agar warga tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk yang bisa mengakibatkan kerugian dan menelan harta benda maupun nyawa,” jelasnya.
Diakuinya, kendala yang dihadapi berupa minimnya perusahaan maupun pertokoan pemasang hydrant, asap api dan alarm sistem. Sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran.
”Masih minim ketersediaan hydrant-nya, sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman apinya,” jelasnya.
Dirinya juga meminta minimal mereka bisa menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal dan antisipasi jika terjadi kebakaran. ”Minimal mereka memiliki APAR, sehingga bisa diminimalisir kebakarannya,” jelasnya.
Saat ini keberadaan hydrant di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru belum berfungsi dengan baik, sehingga perlu kesadaran dari pemilik usaha untuk menyediakan APAR tersebut.
”Iya, menyediakan hydrant air, APAR untuk memudahkan kerja petugas pemadam kebakaran di lapangan,” katanya.(dof)
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…