Categories: Pekanbaru

Bisa Ajukan Program TORA

PEKANBARU (RIAU POS. CO) —  Permasalahan kawasan pemukiman masyarakat yang masuk dalam wilayah hijau atau hutan di Kota Dumai akhirnya ada jalan keluar. Pemerintah Kota Dumai memberikan kesempatan bagi warga yang masuk dalam kawasan hijau pada RTRW Riau untuk mengajukan perubahan kawasan itu dengan program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Keluhan masyarakat memang muncul saat konsultasi publik KLHS RTRW Kota Dumai, Selasa (24/9). Beberapa masyarakat menanyakan status lahan mereka yang selama ini ditempati sebagai pemukiman warga, namun masuk dalam kawasan hijau.

“Tanah saya tinggal masuk kawasan hijau, saya mengetahui itu saat akan menaikkan dari SKGR ke sertifikat ke BPN, saat itu BPN bilang tidak bisa karena masuk kawasan hijau,” ujar warga Bukit Timah Rono.

Padahal tetangganya sudah memiliki sertifikat tanah. “Ini kan aneh, kenapa bisa masuk  kawasan hijau, makanya saya pertanyaan saat ini,” ujarnya.
Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan karena nanti jika tidak akan membuat gejolak di masyarakat. “Selama ini kawasan pemukiman, buktinya tetangga saya ada sertifikat tanahnya,” ujarnya.
Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pemasyarakatan Pemko Dumai Syamsuddin mengatakan, memang ada pembahasan tersebut, itulah guna dilaksanakan konsultasi publik agar masyarakat bisa memberikan masukan. “Sudah kita tampung per­masalahan itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Kota Dumai Farid Mufarizal mengatakan bagi masyarakat yang masuk dalam kawasan hijau diberi kesempatan untuk melakukan pendaftaran di program TORA. “Formulir pendaftaran program itu, ada di masing-masing kecamatan dan kelurahan, nanti akan didata, itu upaya melepaskan kawasan hutan yang telah ditetapkan,” ujarnya.(ade)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

14 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

14 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

14 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

14 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

16 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

16 jam ago